Status Disegel Pemkab PT IKN Nekad Produksi Malam Hari,Begini Tanggapan Bupati Banyumas
RTNews. Banyumas || PT Inovasi Kota Nusantara (IKN) yang berlokasi di Desa Losari Kecamatan Rawalo Kabupaten Banyumas nekad buka dan produksi meskipun sudah dihentikan Operasionalnya oleh pihak Pemkab Banyumas.
Mengetahui hal tersebut publik bertanya tanya ada apa dengan Birokrasi Pemerintah Daerah Kabupaten Banyumas yang nyata nyata Perusahaan dari awal didirikan sudah banyak menyalahi aturan,sudah sering diperingatkan dan disegel tapi masih bandel dan nekad produksi.
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono saat dikonfirmasi tim awak media di rumah dinas pada Jumat 25/9/2026 perihal PT IKN operasional kembali secara kucing kucingan menyampaikan ” Kalau saya gini, ini kan aturan. Saya sudah memberikan bantuan ke IKN. Ini aturannya seperti ini, diturutin aja. Saya enggak ngerti ya, karena itu buka di malam hari. Maksudnya gitu, saya baru pulang tadi. Dia sudah membuat pernyataan ke saya, permohonan maaf.
“Dan ini jadi pidana kalau saya laporkan kepihak Kepolisian. Saya bukan tidak Pro Investasi ya. Saya Pro Investasi, saya bantu, tapi disesuaikan. Ya isu-isu ada yang menerima, saya enggak mau. Enggak ada orang yang nggak butuh duit lah, tapi duit-duit yang enak aja lah”.ujarnya.
Ditanya awak media berapa kali PT IKN melakukan Pelanggaran
“Wah, berapa kali, udah banyak dari mulai bangun kan udah pelanggaran. Pada saat bangun udah saya ingatkan,
“Kamu bangun di lahan hijau”.
Saya belum jadi Bupati masih wakil bupati waktu itu, nanti kamu bermasalah dengan saya.” Katanya sudah ada yang back up, biasa lah.
​Saat disampaikan bahwa Pabrik IKN produksi malam hari beliau berujar” Makanya nuwun sewu tadi malam saya di Jakarta dapat kiriman. Nanti kita lihat kelanjutannya,nanti kita datangin bersama,
“Tapi saya tidak senang kalau kemudian di amang-amang (diancam-ancam), untuk mendapatkan sesuatu tapi dengan ancaman saya enggak suka.
“ya kalau kucing-kucingan ada buktinya ya disikat,Nanti kita lihat. Tolong videonya saya dibantu. Kalau perlu viral kan.pungkas bupati.
(Warto)
