DPW ORI Kalsel Dilantik, Target Bentuk DPC di 13 Kabupaten/Kota dalam 100 Hari

0
IMG-20260930-WA0072

BANJARMASIN — RADARTELUSURNEWS.COM. Organisasi Rakyat Indonesia atau ORI resmi memperluas kepengurusannya di Kalimantan Selatan. Dewan Pimpinan Wilayah DPW ORI Kalsel dilantik Sekretaris Jenderal DPP ORI Ferri Nuzarli, SE., SH., di Hotel Banjarmasin Internasional (HBI), Jalan A Yani Paal 4,5 Banjarmasin, tengah hari Sabtu (26/09/2026)

 

Pelantikan ini menjadi provinsi ketujuh nang dikukuhkan ORI secara nasional.

Usai pelantikan, Bendera DPW ORI Kalsel diserahkan kepada Pembina DPW ORI Kalsel, H.Junaidi, kemudian diteruskan kepada Ketua DPW ORI Kalsel, Sulkan, SH., M.M.

Prosesi dilanjutkan dengan pengibaran Bendera DPW ORI Kalsel bersama jajaran pengurus. Pengibaran tersebut menjadi penanda dimulainya aktivitas organisasi ORI di Kalimantan Selatan, dengan target membangun kepengurusan hingga 13 kabupaten wan kota.

Sekjen DPP ORI, Ferri Nuzarli mengatakan, kehadiran ORI dibangun dengan semangat memperjuangkan kepentingan masyarakat sekaligus menjadi mitra kritis pemerintah.

Menurutnya, ORI akan mengawal berbagai kebijakan pemerintah nang berkaitan lawan kepentingan rakyat.

ORI dibangun dalam rangka berjuang gasan rakyat, sebagai mitra kritis pemerintah. Mengawal seluruh kebijakan pemerintah terhadap kepentingan rakyat,” ujarnya.

Ia menambahkan, apabila terdapat kebijakan nang dinilai merugikan masyarakat, ORI akan menyampaikan aspirasi sekaligus ikut mendorong pencarian solusi.

Selain advokasi, ORI jua menyiapkan sejumlah program pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya UMKM, kegiatan sosial, hingga upaya pencegahan korupsi.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina DPD ORI Kalsel, H. Junaidi, menyatakan ORI Kalsel akan berupaya membantu berbagai persoalan nang dihadapi masyarakat.

Ia jua menilai pentingnya menjaga keseimbangan hubungan antara pemerintah pusat wan daerah, termasuk memperkuat keberadaan masyarakat adat.

Menurut H.Junaidi, penguatan masyarakat adat kada hanya berkaitan lawan kehidupan sosial, tetapi jua menjadi bagian dari upaya mempertahankan ketahanan budaya di tengah berbagai pengaruh matan luar.

Memperkuat masyarakat adat itu sangatlah diperlukan. Ketahanan budaya akan memperkuat menghadapi berbagai pengaruh asing,” tegasnya.

Di sisi lain, Ketua DPW ORI Kalsel, Sulkan menyoroti potensi UMKM di Kalimantan Selatan nang menurutnya membutuhkan pembinaan secara masif.

Karena itu, ORI Kalsel membuka peluang kerja sama lawan pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, TNI-Polri, perbankan, serta berbagai elemen masyarakat.

Salah satu program nang akan dikembangkan adalah edukasi budidaya jamur tiram. Program tersebut dirancang secara berkelanjutan matan hulu hingga hilir, mulai dari edukasi wan produksi, akses permodalan melalui bank pemerintah, pendampingan hingga pemasaran produk olahan.

Puluhan ribu UMKM perlu dibina secara masif. Karena itu, kami membuka ruang kerja sama lawan seluruh elemen,” ucapnya.

Dalam 100 hari pertama, ORI Kalsel menargetkan pembentukan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di 13 kabupaten/kota.

Selain itu, organisasi tersebut jua akan membentuk 10 sayap organisasi nang diarahkan gasan pelayanan wan pemberdayaan masyarakat.

Sulkan berharap keberadaan ORI dapat menjadi jembatan bagi para pelaku UMKM nang membutuhkan pembinaan sekaligus mendorong penguatan kesejahteraan masyarakat bersama pemerintah daerah.

Sebelum pelantikan, jajaran pengurus DPD ORI Kalsel menggelar aksi sosial donor darah bekerja sama lawan Palang Merah Indonesia (PMI)

Kegiatan tersebut berhasil mengumpulkan puluhan kantong darah gasan membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat di Kalimantan Selatan.

(Herman Soetiady)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *