Ribuan Alumni Al-Ihya Padati Banyumas, Perkuat Khidmah kepada Masyayikh dan Pemberdayaan Umat

0
IMG-20260720-WA0096

RTNews. Banyumas || Sekitar 1.200 alumni Pondok Pesantren Al-Ihya Ulumaddin Kesugihan, Cilacap, dari berbagai daerah di Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga DKI Jakarta memadati Pondok Pesantren Ihyaul Qur’an, Tipar Kidul, Ajibarang, Banyumas, Ahad Pahing (19/07/2026).

Mereka mengikuti kegiatan Silaturahmi Triwulan Forum Alumni Al-Ihya (FAILAYA) sebagai ajang mempererat ukhuwah, memperkuat khidmah kepada para masyayikh, sekaligus menyusun langkah pengabdian bagi umat dan bangsa.

Mengusung tema “Bersatu dalam Silaturahmi, Berkarya untuk Umat dan Bangsa”, kegiatan tersebut diisi dengan mujahadah, pembacaan Shalawat Munjiyat, pengajian, musyawarah organisasi, serta bazar UMKM alumni.

Peserta datang dari Jakarta, Ciamis, Pangandaran, Banjar Patroman, Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Pemalang, Tegal, dan sejumlah daerah lainnya, menunjukkan eratnya ikatan kekeluargaan alumni lintas wilayah.

Shohibul Bait, KH Muslimin, M.Pd, menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepada Pondok Pesantren Ihyaul Qur’an sebagai tuan rumah kegiatan. Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan kehormatan sekaligus motivasi untuk terus melayani perjuangan para alumni.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Pengurus Pusat FAILAYA yang telah menunjuk Pondok Pesantren Ihyaul Qur’an sebagai tempat penyelenggaraan pertemuan triwulan. Semoga silaturahmi ini menghadirkan keberkahan, mempererat persaudaraan alumni, dan membawa manfaat yang luas bagi umat,” ujarnya.

Ketua Forum Alumni Al-Ihya Kabupaten Banyumas, KH Abdul Qodir, M.Pd, menegaskan bahwa pertemuan triwulan bukan sekadar ajang temu kangen, melainkan wahana memperkuat khidmah kepada para masyayikh sekaligus memperluas manfaat alumni di tengah masyarakat.

“Forum ini menjadi media silaturahmi sekaligus tukar informasi antaralumni agar semakin kuat dalam berkhidmah kepada para masyayikh. Dari sinilah lahir berbagai kontribusi nyata di bidang pendidikan, sosial, ekonomi, dan kehidupan masyarakat lainnya,” Ungkapnya kepada awak media Senin (20/07/2026).

Sementara itu, Ketua Umum Forum Alumni Al-Ihya, KH Ahmad Yunani, N.H., mengajak seluruh alumni untuk terus menjaga hubungan lahir dan batin dengan para guru serta almamater pesantren. Menurutnya, keberhasilan perjuangan seorang santri tidak dapat dipisahkan dari keberkahan doa dan bimbingan para masyayikh.

“Kuatkan khidmah kepada para masyayikh dan almamater. InsyaAllah kita akan memperoleh limpahan keberkahan, dipermudah dalam perjuangan, serta mampu saling membantu sesama alumni dalam mengabdi kepada masyarakat,” katanya.

Pengajian pada kegiatan tersebut disampaikan oleh KH Achmad Soim, Lc., yang mengajak seluruh alumni untuk terus menjaga nilai-nilai keikhlasan, ukhuwah, dan pengabdian sebagaimana diwariskan para ulama pendiri Pondok Pesantren Al-Ihya.

Semangat “Lau lal murabbi ma ‘araftu Rabbi” (tanpa bimbingan guru, seorang hamba tidak akan mengenal Tuhannya) menjadi ruh yang terus menghidupkan langkah perjuangan para alumni dalam berdakwah, mendidik, dan melayani masyarakat.

Sebagai penutup, para alumni berharap Silaturahmi Triwulan FAILAYA tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi menjadi ruang konsolidasi yang terus menguatkan ukhuwah, mempererat jaringan pengabdian, serta melahirkan kolaborasi nyata demi kemajuan Pondok Pesantren Al-Ihya dan pemberdayaan umat.

“Kami ingin seluruh alumni tetap terhubung, saling menguatkan, dan bersama-sama mengambil peran dalam mengembangkan pesantren serta memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat. Semoga semangat ta’alluq kepada para masyayikh senantiasa menjadi fondasi perjuangan, dakwah, pendidikan, dan pengabdian kami, sehingga setiap langkah yang diikhtiarkan selalu memperoleh limpahan berkah, ridha Allah SWT, dan menjadi amal jariyah yang terus mengalir sepanjang masa,” ungkap para alumni.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan