Pengabdian KUKERTA Berdampak Unri, Mahasiswa Universitas Riau Sosialisasikan Budidamber untuk Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga

0
IMG-20260731-WA0001

RTNews. ROKAN HILIR – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau Tahun 2026 terus menghadirkan program pengabdian yang bermanfaat bagi masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi Budidaya Ikan dalam Ember (Budidamber) yang dilaksanakan di Kepenghuluan Rantau Panjang Kiri Hilir, Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di salah satu rumah warga tersebut berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan, Muhammad Andri Kurniawan, serta diikuti masyarakat yang antusias mempelajari teknik budidaya ikan dan sayuran dalam satu media sederhana.

Pemateri kegiatan, Natan Christofel Simanjuntak, menjelaskan bahwa Budidamber merupakan inovasi budidaya yang menggabungkan pemeliharaan ikan dengan penanaman sayuran dalam satu ember. Menurutnya, metode ini sangat cocok diterapkan oleh masyarakat yang memiliki pekarangan sempit karena mudah dibuat, biaya relatif murah, dan perawatannya sederhana.

“Dengan Budidamber, masyarakat dapat memanfaatkan pekarangan rumah untuk menghasilkan ikan sekaligus sayuran. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, hasilnya juga berpotensi memberikan nilai ekonomi apabila dikelola secara berkelanjutan,” ujar Natan saat menyampaikan materi.

Dalam demonstrasi, peserta diperlihatkan cara menyusun ember, memasang gelas tanam, menanam kangkung, hingga memelihara ikan lele agar tumbuh optimal. Kangkung dipilih karena memiliki pertumbuhan yang cepat dan mudah beradaptasi pada sistem Budidamber, meskipun jenis sayuran lain seperti sawi, pakcoy, bayam, dan selada juga dapat dibudidayakan.

Natan juga menjelaskan bahwa kangkung umumnya dapat dipanen dalam waktu sekitar dua hingga tiga minggu, sedangkan ikan lele dapat dipanen setelah dua hingga tiga bulan, tergantung kualitas bibit dan perawatan yang diberikan.

Suasana sosialisasi berlangsung interaktif. Masyarakat aktif mengajukan pertanyaan mengenai teknik budidaya, perawatan air, pemberian pakan, hingga pemilihan tanaman yang sesuai. Seluruh pertanyaan dijawab secara langsung oleh pemateri disertai penjelasan praktis agar mudah diterapkan di rumah.

Selain penyampaian materi, mahasiswa KUKERTA juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kualitas air, pemberian pakan secara teratur, serta penempatan ember pada lokasi yang memperoleh sinar matahari yang cukup untuk mendukung pertumbuhan tanaman.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat karena dinilai memberikan pengetahuan baru yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Budidamber menjadi salah satu alternatif pemanfaatan pekarangan rumah untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga sekaligus mendukung pola hidup yang lebih produktif dan ramah lingkungan.

Keberhasilan kegiatan ini merupakan hasil kerja sama seluruh anggota Kelompok KUKERTA Universitas Riau di Kepenghuluan Rantau Panjang Kiri Hilir, yakni Natan Christofel Simanjuntak, Alwi Sihab, Aulia Andini, Fitria Hardisti, Anneta Theopilia Purba, Anestia R. Uli Lumban Gaol, Yuristio Paguh Admaja Purba, Ragil Ananda Zetha, Luthfiya Aqila Safara, dan Fila Rojita.

Melalui program Pengabdian KUKERTA Berdampak Unri, mahasiswa Universitas Riau berharap inovasi sederhana seperti Budidamber dapat terus dikembangkan oleh masyarakat sebagai salah satu solusi dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga, meningkatkan pemanfaatan pekarangan rumah, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

 

(Rozzi)

Tinggalkan Balasan