41 Siswa MI Ma’arif NU 01 Pangebatan Dilepas Penuh Haru

0

 

RTNews. Purwokerto – MI Ma’arif NU 01 Pangebatan menggelar Perpisahan dan Pelepasan 41 siswa kelas VI Tahun Pelajaran 2025/2026 di halaman madrasah, Sabtu (13/06/2026). Kegiatan berlangsung khidmat, meriah, dan sarat haru dengan dihadiri unsur Nahdlatul Ulama, pemerintah desa, tokoh masyarakat, komite madrasah, dewan guru, serta wali murid.

Acara pelepasan merupakan puncak rangkaian kegiatan yang telah dimulai sejak Kamis (11/6/2026) melalui pembacaan Al-Qur’an oleh seluruh siswa dan dilanjutkan Khotmil Qur’an pada Jumat (12/06/2026) yang dipimpin Ketua Komite MI Ma’arif NU 01 Pangebatan sekaligus Ketua Ranting NU Desa Pangebatan, Kyai Murtadho.

Puncak kegiatan turut dihadiri LP Ma’arif MWC NU Karanglewas, jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah NU Ranting Pangebatan, tiga pilar Desa Pangebatan, pengurus badan otonom NU, BP3MNU, komite madrasah, kepala lembaga pendidikan sekitar, dewan guru, serta wali siswa. Momentum tersebut menjadi bentuk rasa syukur atas tuntasnya pendidikan para siswa sekaligus penyerahan kembali amanah pendidikan kepada orang tua untuk dilanjutkan ke jenjang berikutnya.

Suasana haru menyelimuti halaman madrasah saat prosesi penyerahan kembali 41 siswa kepada wali murid. Kepala MI Ma’arif NU 01 Pangebatan dalam sambutannya menyampaikan harapan besar kepada seluruh lulusan.

“Anak-anak kami hari ini melangkah menuju gerbang masa depan yang lebih luas. Teruslah belajar, raihlah cita-cita setinggi langit, jadilah pribadi yang sukses, bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat, serta memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat,” tegasnya.

Ketua LP Ma’arif MWC NU Karanglewas memberikan apresiasi atas berbagai prestasi yang berhasil diraih para siswa. Ia menyoroti capaian membanggakan berupa nilai sempurna 100 pada Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika dan nilai 93,33 pada Bahasa Indonesia.

“Prestasi ini membuktikan bahwa madrasah mampu melahirkan generasi unggul yang berilmu dan berkarakter. Mari terus tingkatkan jumlah peserta didik melalui ikhtiar ‘Ya Robbi’ dengan memperbanyak doa dan ‘Ya Lobi’ dengan memperkuat silaturahmi kepada masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan semakin semarak dengan penampilan seni dan kreativitas siswa kelas I hingga V yang memukau para hadirin. Doa yang dipimpin Kyai Ngatourrohman, dukungan paguyuban wali murid, serta kekompakan dewan guru menjadi kunci sukses terselenggaranya acara yang penuh makna tersebut.

Di bawah langit Pangebatan yang teduh, 41 putra-putri terbaik madrasah dilepas dengan doa dan harapan. Mereka bukan sekadar lulusan, melainkan tunas-tunas harapan umat yang dipersiapkan menjadi generasi beriman, berilmu, berprestasi, dan berakhlakul karimah. Dengan langkah mantap dan semangat yang menyala, mereka kini bersiap menapaki jalan masa depan yang lebih gemilang demi menggapai ridha Allah SWT dan mengharumkan nama keluarga, madrasah, serta Nahdlatul Ulama.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan