Bupati Sadewo Bersama Wabup Lintarti Launching Sensus Ekonomi 2026 di Banyumas
RTNews. Banyumas – Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono bersama Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti secara resmi melaunching Sensus Ekonomi (SE) 2026 di halaman Pendopo Sipanji Banyumas, Jumat (01/05/2026).
Launching tersebut dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang dihadiri Forkopimda, pelaku usaha, BPJS Ketenagakerjaan, jajaran OPD, dan ribuan pekerja dari berbagai sektor di Banyumas.
Berdasarkan informasi yang awak media himpun di lokasi kegiatan, Sensus Ekonomi 2026 akan berlangsung mulai 1 Mei hingga 31 Agustus 2026 dengan mengusung semangat “Mencatat Ekonomi Indonesia” sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menegaskan bahwa data ekonomi memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan daerah dan nasional.
“Data ekonomi yang akurat menjadi dasar penting dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Karena itu kami berharap seluruh pelaku usaha dan masyarakat dapat mendukung pelaksanaan sensus ini dengan memberikan data yang jujur dan objektif,” tegas Sadewo.
Sadewo juga menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2026 akan membantu pemerintah membaca kondisi riil perkembangan usaha masyarakat di berbagai sektor.
“Mulai dari UMKM, perdagangan, jasa, hingga industri besar akan menjadi bagian penting dalam pemetaan ekonomi daerah maupun nasional,” ujarnya.
Dalam sosialisasi di lokasi kegiatan, petugas sensus menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar pendataan rutin, melainkan langkah strategis untuk memotret pertumbuhan ekonomi Indonesia secara menyeluruh.
“SE2026 menjadi bagian penting untuk membaca denyut ekonomi masyarakat Indonesia agar pembangunan ekonomi ke depan semakin terarah dan berkelanjutan,” jelas petugas sosialisasi.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Purwokerto, Vinca Meitasari, menyampaikan bahwa para petugas Sensus Ekonomi 2026 juga mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan selama menjalankan tugas di lapangan.
“Risiko kerja memang tidak diharapkan, tetapi perlindungan tetap harus dipersiapkan. Karena itu BPJS Ketenagakerjaan hadir memberikan jaminan perlindungan bagi para pekerja maupun petugas lapangan,” ujar Vinca.
Vinca juga memastikan pihaknya siap memberikan pelayanan yang cepat dan maksimal bagi seluruh peserta BPJS Ketenagakerjaan.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan transparan. Hak peserta menjadi prioritas utama yang harus kami layani dengan baik,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Banyumas berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 mampu menghasilkan data yang valid dan akurat guna memperkuat arah pembangunan ekonomi yang lebih maju, merata, dan menyejahterakan masyarakat.
(Kontributor //Djarmanto-YF2DOI//Redaksi)

