Diduga Tak Kuat Menanjak, Truk Bermuatan Pakan Ikan Terguling di Jalur Watudodol
RTNews. BANYUWANGI – Sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel bernopol DK 8876 WD mengalami kecelakaan tunggal di jalur nasional Banyuwangi Situbondo, tepatnya di utara Patung Gandrung Watudodol, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut. Namun kendaraan mengalami kerusakan setelah terguling di badan jalan.Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, truk yang mengangkut pakan ikan itu melaju dari arah utara menuju selatan. Saat tiba di lokasi kejadian yang memiliki kontur jalan menanjak dan miring, kendaraan terpaksa berhenti karena antrean kemacetan.
Ketika sopir mencoba kembali menjalankan kendaraan, bagian depan truk mendadak terangkat. Diduga akibat beban muatan dan kondisi jalan, kendaraan akhirnya kehilangan keseimbangan lalu terguling ke sisi kiri jalan.
Truk tersebut dikemudikan (RH 38) warga Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali. Saat kejadian, ia didampingi seorang penumpang berinisial (T 19) yang juga berasal dari wilayah yang sama. Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, IPDA Tri Pepri Alfiyan, S.H., CHPR., CBA., mengatakan tidak ada korban dalam kecelakaan tersebut dan arus lalu lintas sempat dilakukan pengaturan agar tetap lancar.
Tidak ada korban jiwa maupun luka – luka dalam kejadian ini. Kendaraan mengalami kerusakan setelah terguling di sisi kiri jalan,” ujarnya.
Ia menambahkan, faktor kondisi jalan yang menanjak serta beban muatan diduga menjadi penyebab kendaraan tidak mampu melanjutkan laju saat berhenti di tengah antrean. Kami menghimbau para pengemudi kendaraan angkutan barang agar memastikan kondisi kendaraan prima dan memperhitungkan kapasitas muatan, terutama saat melintasi jalur tanjakan,” tambahnya.
Peristiwa tersebut sempat menarik perhatian pengguna jalan yang melintas di jalur penghubung Banyuwangi Situbondo itu. Petugas kemudian melakukan penanganan dan pengaturan arus lalu lintas guna mencegah kemacetan panjang.
(Herman Soetiady)

