Rapat Final Checking MABIT Al Ittihaad 2 Tegaskan Tanggung Jawab Panitia
RTNews. BANYUMAS – Semangat hijrah dan cahaya perjuangan santri kembali berpendar dari lingkungan Madrasah Al Ittihaad 2 Pasir Lor, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Menjelang pelaksanaan Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT) Santri Gen Z dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, jajaran panitia menggelar rapat final checking pada Ahad malam (14/06/2026) pukul 21.45 WIB guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan optimal, tertib, dan penuh makna.
Rapat dibuka oleh Ketua Panitia Pelaksana MABIT, Fajar Setyo Aji, kemudian dipandu oleh Ustaz Amin Supangat bersama Wakil Kepala Bidang Kurikulum dan Wakil Kepala Bidang Kesiswaan. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh unsur edukatif, tenaga tata usaha, serta perwakilan guru yang akan terlibat dalam pelaksanaan MABIT yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari, Senin – Selasa (15–16/06/2026), dengan peserta santri kelas V hingga IX.
Dalam arahannya, Ustaz Amin Supangat menegaskan bahwa rapat pengecekan akhir bukan sekadar agenda administratif, melainkan momentum untuk menguatkan komitmen dan tanggung jawab bersama demi keberhasilan syiar pendidikan Islam.
“Rapat final checking ini menjadi penegasan terakhir terhadap tugas dan tanggung jawab setiap unsur kepanitiaan. Seluruh panitia harus memahami perannya masing-masing dan bekerja secara terkoordinasi. Tidak boleh ada yang berjalan sendiri-sendiri. Kita bergerak bersama untuk menyukseskan MABIT sebagai ikhtiar membangun integritas kemadrasahan berbasis nilai-nilai Al-Qur’an,” tegas Ustaz Amin Supangat.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana MABIT, Fajar Setyo Aji, mengajak seluruh panitia menjadikan kegiatan ini sebagai momentum kebangkitan semangat belajar, beribadah, dan berjuang bagi para santri dalam mengawali tahun baru Hijriah.
“Tahun Baru Islam harus menjadi titik awal lahirnya semangat hijrah menuju pribadi yang lebih baik. Karena itu, seluruh panitia saya minta mengawal kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, mulai dari registrasi hingga penutupan. Mari kita hadirkan MABIT yang berkesan, bermakna, dan mampu menanamkan karakter santri yang berintegritas, disiplin, serta berpegang teguh pada tuntunan Al-Qur’an,” ujar Fajar Setyo Aji.
Rangkaian MABIT akan diisi berbagai kegiatan yang memperkuat dimensi spiritual, intelektual, dan kebersamaan santri, di antaranya tadarus Al-Qur’an, qiyamul lail, muhasabah, ziarah ke makam Syekh Maqdum Wali, serta kegiatan team work building yang dirancang untuk mempererat ukhuwah dan melatih jiwa kepemimpinan.
Dengan persiapan yang semakin matang, seluruh panitia berharap MABIT Al Ittihaad 2 Pasir Lor tidak hanya menjadi kegiatan seremonial pergantian tahun Hijriah, tetapi menjadi madrasah kehidupan yang menyalakan api keimanan, membangkitkan semangat perjuangan, serta mengantarkan lahirnya generasi santri yang berakhlakul karimah, berintegritas Qur’ani, cinta tanah air, dan siap menjadi penerang peradaban di masa depan.
“Kami berharap setiap santri pulang bukan hanya membawa kenangan kegiatan, tetapi membawa semangat hijrah, semangat mengaji, semangat berprestasi, dan semangat mengabdi. Dari madrasah inilah, insyaallah akan lahir generasi yang kuat imannya, luas ilmunya, mulia akhlaknya, dan bermanfaat bagi agama, bangsa, serta kemanusiaan,” pungkas Fajar Setyo Aji.
(Redaksi)


