Tidak Ada Angin Tidak Ada Hujan, Atap Pasar 17 Agustus di Pamekasan Roboh

0

RTNews. PAMEKASAN —  Diduga rapuh termakan usia, atap los batik di pasar 17 Agustus Pamekasan, Jawa Timur roboh hingga beberapa struktur bangunan retak, Senin 25 Mei 2026.

Akibat robohnya atap tersebut sejumlah staf pasar hingga pedagang secara swadaya lakukan perbaikan untuk menghindari potensi timbul korban jiwa. Kepala dinas perindustrian dan perdagangan (DISPERINDAG) Pamekasan, Muharram mengatakan sarana tempat mencari nafkah itu kondisinya sudah sangat memprihatikan butuh beberapa langkah pemeliharaan hingga revitalisasi ulang kembali.

Kontruksi bangunan itu kondisinya saat ini sudah mulai retak dibeberapa sudut, penanganan sementara saat ini agar kembali bisa dilakukan mobilitas para pedagang ialah dipasang tiang penyangga setiap titik yang dinilai retak,” katanya Menurutnya, pasar 17 Agustus itu sudah dilakukan pengajuan proposal ke beberapa kementerian dengan tujuan untuk merevitalisasi bahkan perbaikan total.

Proposal permohonan perbaikan sudah sejak tiga tahun lalu kami mengajukan mulai dari kementerian (PU) hingga kementerian perdagangan. (APBD) 2026 saat ini sedang tidak baik untuk memperbaiki pasar saja (PEMKAB) tidak mampu hingga membutuhkan dukungan dari pemerintah pusat maupun provinsi,” jelasnya.

(Herman Soetiady)

Tinggalkan Balasan