Trilas Bupati Banyumas Digulirkan, Hibah Rp3,2 Miliar ke Kemenag untuk Guru Ngaji hingga Marbot

0

RTNews. Purwokerto – Pemerintah Kabupaten Banyumas resmi menggulirkan Trilas Program Insentif Keagamaan dengan menyalurkan hibah sebesar Rp3,2 miliar melalui Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas. Program tersebut diluncurkan langsung oleh Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, bersamaan dengan kegiatan pelepasan jemaah haji di Pendopo Si Panji Purwokerto, Kamis (30/04/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media dari Humas Pemda Banyumas dan Humas Kementerian Agama Kabupaten Banyumas pada Kamis siang (30/04/2026), program ini menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam memperkuat sektor keagamaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pengabdi umat.

Bupati Sadewo menegaskan, program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pendidikan keagamaan dan meningkatkan kesejahteraan para pelaku layanan keagamaan. “Perhatian dan dukungan dari pemerintah menjadi sangat penting sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan,” tegasnya.

Ia menambahkan, peran guru ngaji, pondok pesantren, marbot masjid, serta petugas kebersihan rumah ibadah sangat besar dalam membentuk karakter generasi muda dan menjaga nilai-nilai religius di tengah masyarakat Banyumas. “Melalui program ini, kami berharap semangat pengembangan pendidikan keagamaan semakin meningkat,” imbuhnya.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Banyumas, Nungky Harry Rachmat, menyampaikan bahwa Trilas Program bukan sekadar bantuan materi. “Ini adalah bentuk penghormatan dan pengakuan pemerintah kepada para pengabdi keagamaan yang selama ini bekerja dengan ikhlas menjaga akhlak generasi, memakmurkan tempat ibadah, dan membina umat dengan keteladanan,” ujarnya.

Secara rinci, program ini menyasar 1.610 guru ngaji dengan insentif Rp100.000 per bulan, 199 pondok pesantren melalui bantuan operasional, serta 345 marbot dan petugas kebersihan rumah ibadah yang menerima Rp100.000 per bulan selama tujuh bulan.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui mekanisme hibah kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas sebagai instansi vertikal di daerah. Kepala Kantor Kemenag Banyumas, Ibnu Asaddudin, menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. “Hibah ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan bentuk pengakuan dan penghargaan bagi para pejuang keagamaan yang menjadi garda terdepan dalam menjaga moral bangsa,” ungkapnya.

Salah satu penerima manfaat, HA guru ngaji dan NN Marbot Masiid di Banyumas, mengaku sangat  bersyukur atas perhatian pemerintah. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan jajaran Pemkab Banyumas. Semoga bantuan ini membawa keberkahan dan kami doakan para pemimpin senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam mengemban amanah untuk kemaslahatan umat,” tuturnya.

Melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Banyumas dan Kementerian Agama, program ini diharapkan tepat sasaran, transparan, dan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat kehidupan religius masyarakat Banyumas.

(Kontributor/Djarmanto-YF2DOI//Redaksi)

Tinggalkan Balasan