Tak Sekadar Kukerta, Mahasiswa UIN Suska Riau Inisiasi Praktik Fardhu Kifayah Bersama Warga Kenegerian Kubu
RTNews. RIAU — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau Pekanbaru tidak hanya menjalankan program pengabdian di tengah masyarakat. Selama berada di Kepenghuluan Rantau Panjang Kiri, mereka juga turut mengambil bagian dalam kegiatan sosial dan keagamaan dengan menginisiasi kegiatan praktik fardhu kifayah bersama warga di Kenegerian Kubu.
Kegiatan tersebut digelar usai salat Magrib, Kamis (27/8/2026) malam, di Balairung Utama Empat Suku Melayu Kenegerian Kubu, Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir.
Sebelum kegiatan praktik fardhu kifayah, mahasiswa Kukerta bersama jamaah Masjid Al-Falah, Kepenghuluan Rantau Panjang Kiri, mengikuti kegiatan perwiritan malam Jumat. Jamaah yang hadir juga berasal dari sejumlah kepenghuluan di wilayah Kenegerian Kubu.
Rangkaian perwiritan diisi dengan pembacaan Surat Yasin, tahlil, ayat-ayat pendek serta doa bersama.
Usai perwiritan, mahasiswa Kukerta kemudian menginisiasi praktik fardhu kifayah sebagai bagian dari kegiatan pengabdian dan silaturahmi bersama masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa berperan sebagai penggagas dan penginisiasi kegiatan, sementara praktik fardhu kifayah didampingi oleh Ustaz Samsul Bahri.
Praktik tersebut membahas tahapan pelaksanaan fardhu kifayah, mulai dari tata cara memandikan jenazah, mengkafani, mensalatkan hingga mendoakan jenazah.
Jamaah yang hadir tidak hanya menyaksikan, tetapi juga diberikan kesempatan untuk mengikuti tahapan praktik secara langsung. Kegiatan berlangsung secara interaktif, dengan peserta dapat bertanya dan berdiskusi mengenai hal-hal yang berkaitan dengan pelaksanaan fardhu kifayah.
Inisiatif mahasiswa Kukerta tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat selama menjalankan pengabdian di Kepenghuluan Rantau Panjang Kiri.
Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat serta mendukung kegiatan keagamaan yang berlangsung di lingkungan Kenegerian Kubu.
Kepala Suku Melayu Hambaraja Kenegerian Kubu, Kh. H. Widiarto Kamalul Matwafa, turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Ia memberikan apresiasi terhadap inisiatif mahasiswa Kukerta yang telah menggagas kegiatan praktik fardhu kifayah bersama masyarakat.
Menurutnya, pemahaman mengenai fardhu kifayah penting dimiliki masyarakat karena berkaitan dengan kewajiban bersama ketika ada warga yang meninggal dunia.
Ia berharap kegiatan yang diinisiasi mahasiswa Kukerta tersebut dapat memberikan manfaat dan menambah pemahaman masyarakat mengenai pelaksanaan fardhu kifayah.
“Semoga dengan adanya kegiatan perwiritan dan praktik fardhu kifayah ini, apa yang dipelajari dapat dipahami dengan baik dan nantinya bisa dipraktikkan secara langsung,” harapnya.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa Kukerta UIN Suska Riau dalam membangun interaksi sosial dan mendukung kegiatan keagamaan masyarakat selama menjalankan pengabdian di Kepenghuluan Rantau Panjang Kiri.
Meski hanya menjadi penginisiasi, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa program Kukerta tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk hadir dan berkontribusi dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
(Rozi)
