Jaksa Masuk Sekolah, Siswa SMP Persada Insan Nusantara Ditempa Jadi Generasi Sadar Hukum

0
IMG-20260921-WA0041

RTNews. Banyumas ||Pendidikan karakter kembali mendapat ruang penting di SMP Persada Insan Nusantara Sokaraja melalui kegiatan Praktisi Mengajar Penyuluhan Hukum “Jaksa Masuk Sekolah”, menghadirkan narasumber dari Kejaksaan Negeri Banyumas. Senin (21/09/2026).

Kegiatan diawali pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, penayangan video profil SMP Persada Insan Nusantara Sokaraja, serta film pendek “Sisa Untukmu”, karya santri berprestasi Pondok Pesantren Abdul Djamil Tebuireng 17 bersama SMP Persada Insan Nusantara Sokaraja.

Doa dipimpin Farah Mumtazah, S.Pd., kemudian dilanjutkan sambutan Muhammad Husain, S.Pd., M.Si., Kepala SMP Persada Insan Nusantara Sokaraja.

Dalam sambutannya, Husain menegaskan bahwa pendidikan hukum penting diberikan sejak bangku sekolah agar siswa tidak hanya memiliki kecerdasan akademik, tetapi juga memahami batas antara hak, kewajiban, dan tanggung jawab.

“Harapan kami, kegiatan Jaksa Masuk Sekolah ini memberikan pemahaman hukum yang benar kepada siswa. Anak-anak bukan hanya mengetahui aturan, tetapi mampu menjadikannya pedoman dalam bersikap, mengambil keputusan, dan bertanggung jawab atas setiap tindakan,” demikian pokok sambutan Husain.

Sambutan berikutnya disampaikan Purnomo Hesti, S.Pd., M.Pd., mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas sekaligus membuka kegiatan Praktisi Mengajar.

Pesan yang ditekankan adalah pentingnya kolaborasi antara sekolah, pemerintah, dan aparat penegak hukum dalam membangun lingkungan pendidikan yang aman, berkarakter, serta sadar hukum.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi ruang edukasi yang nyata bagi para siswa. Pemahaman hukum harus ditanamkan sejak dini agar generasi muda memiliki kesadaran untuk menaati aturan, menghormati hak orang lain, serta mampu menjadi warga negara yang bertanggung jawab,” demikian pokok pesan Purnomo Hesti.

Memasuki acara inti, narasumber dari Kejaksaan Negeri Banyumas memberikan penyuluhan hukum melalui program Jaksa Masuk Sekolah.

Paparan diarahkan pada pengenalan hukum secara dekat dengan kehidupan pelajar, sehingga hukum tidak dipandang sebagai sesuatu yang menakutkan, melainkan sebagai pedoman untuk menjaga diri, menghormati sesama, dan mencegah terjadinya pelanggaran.

“Harapannya, para siswa memahami bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi. Karena itu, kenali hukum, taati aturan, jauhi perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain, dan jadilah generasi yang berani berbuat benar,” demikian pokok pesan narasumber Kejaksaan Negeri Banyumas.

Kegiatan tersebut menjadi ikhtiar bersama bahwa sekolah bukan sekadar tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang menanamkan karakter, tanggung jawab, dan kesadaran sosial.

Di tengah derasnya perubahan zaman, pesan hukum berpadu dengan nilai pendidikan dan keteladanan: ilmu menerangi langkah, hukum menjaga arah, dan akhlak menjadi cahaya agar generasi muda tumbuh menjadi insan yang cerdas, santun, bertanggung jawab, serta bermanfaat bagi sesama.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *