Usai Bangun WC di Sungai Baru, Dirut PAM Bandarmasih dan Walikota Sidak Sungai Pemurus: Masih Ada Jamban di Atas Sungai

0
IMG-20260926-WA0063

BANJARMASIN. — RADARTELUSURNEWS.COM. Setelah sukses membangun toilet umum layak di kawasan Sungai Baru melalui program (CSR PAM) Bandarmasih yang diresmikan Wali Kota, aksi nyata menjaga sungai terus berlanjut. Direktur Utama (PAM) Bandarmasih, Zulbadi, bersama Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR, Dinas (PUPR) Kota, dan Kapolresta Banjarmasin meninjau Sungai Pemurus di Komplek Banjar Indah Permai, Sabtu (26/9/2026)

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi praktik buang air besar (BAB) sembarangan yang mencemari sungai yang menjadi urat nadi warga Banjarmasin.

Setelah selesai membangun WC di kawasan Sungai Baru melalui (CSR PAM) Bandarmasih, hari ini kami bersama Pak Wali Kota meninjau Sungai Pemurus di Komplek Banjar Indah Permai,” ujar Dirut (PAM) Bandarmasih Zulbadi kepada. Radartelusurnews.com.

Dari hasil pemantauan di lapangan, tim masih menemukan adanya jamban apung yang harus segera direlokasi.

Kami memantau sungai ini dan ternyata ada jamban yang perlu direlokasi kembali,” ungkap Zulbadi.

Bahkan, dari pantauan tim, ditemukan satu titik (WC) liar yang posisinya sangat memprihatinkan karena berada tepat di dekat tempat ibadah.

Dari pantauan kami tadi ada satu (WC) yang perlu dibangunkan di kawasan sungai ini, yakni berada di dekat Majelis Ta’lim,” jelasnya.

Menindak lanjuti temuan tersebut, (PAM) Bandarmasih memastikan akan kembali membangunkan fasilitas sanitasi layak seperti yang telah dilakukan di Sungai Baru.

(PAM) Bandarmasih akan membangunkan seperti Sungai Baru kemarin yang sudah diresmikan Wali Kota melalui (CSR PAM) Bandarmasih,” tegas Zulbadi.

Menurutnya, pembangunan toilet umum ini adalah solusi permanen agar warga tidak lagi membuang kotoran ke sungai. Jika warga sudah memiliki (WC) yang layak, maka kualitas air sungai akan kembali terjaga.

Kalau kita relokasi dan kita buatkan (WC) mereka tidak lagi (Bab) membuang ke sungai, sehingga masyarakat akan bisa memanfaatkan air sungai ini untuk berwudhu,” ujarnya.

Zulbadi menjelaskan, saat ini kondisi sungai masih tercemar bakteri E. coli dan campuran sampah lainnya akibat limbah domestik. Padahal, air sungai masih banyak dimanfaatkan warga untuk keperluan sehari – hari, termasuk untuk berwudhu di Majelis Taklim.

Sebab saat ini sungai masih dicemari oleh e-coli dan campuran sampah lainnya. Nah dengan kita bangunkan (WC) nanti, maka sungai akan terpelihara,” pungkasnya.

Langkah kolaboratif antara Pemkot Banjarmasin dan (PAM) Bandarmasih ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam peringatan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin untuk mengembalikan fungsi sungai sebagai sumber kehidupan, bukan sebagai tempat pembuangan limbah.

(Herman Soetiady)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *