Kabar Gembira! Walikota Banjarmasin Putuskan Hentikan Air MCK, Siapkan 30 Hektare Lahan Embung 300 Miliar di Pematang
BANJARMASIN –RADARTELUSURNEWS.COM. KABAR gembira bagi warga Kota Banjarmasin. Setelah beberapa hari hanya mendapat air asin untuk (MCK) di 3 kecamatan, Walikota Banjarmasin HM Yamin HR memastikan air (PAM) Bandarmasih akan kembali tawar dan bisa dikonsumsi mulai besok.
WALIKOTA Banjarmasin, HM Yamin HR mengatakan, setelah melakukan pembicaraan dengan Komisaris dan Jajaran Direksi (PAM) Bandarmasih, maka pihak (PAM) Bandarmasih kembali mendistribusikan air bersih dan tidak lagi hanya untuk (MCK)
Mulai 29 September 2026 Pukul 00.00 WITA,” ujar Yamin.
Keputusan ini diambil setelah Menindak lanjuti hasil audensi dengan komisaris dan direksi (PAM) Bandarmasih. Sebelumnya, kebijakan penyaluran air asin hanya untuk (MCK) diambil karena kondisi air baku yang sangat kurang akibat intrusi air asin di intake dan kemarau panjang.
Sesuai arahan yang disampaikan oleh Dirut dan Dewan Komisaris, memang kondisi air baku kita kurang. Yang menjadi perhatian kita adalah penyaluran air asin sehingga hanya digunakan untuk (MCK) awalnya. Namun kebijakan itu diambil melalui audensi,” jelasnya.
Yamin menegaskan mulai besok warga akan kembali mendapatkan air tawar yang bisa dikonsumsi.
Kita mulai besok menyalurkan air secara bisa dikonsumsi yang sesuai tawar bisa dimanfaatkan, namun tidak akan sampai pelosok – pelosok ujung,” katanya.
Untuk itu, Pemko Banjarmasin bersama (PAM) Bandarmasih akan mengantisipasi wilayah yang belum terjangkau dengan menyiapkan tangki – tangki dan tong – tong di beberapa kelurahan.
Kita antisipasi dengan mobil tangki dan menyiapkan tong – tong di beberapa kelurahan yang tidak tersalurkan,” ujarnya.
Siapkan Embung 300 Miliar di Pematang
Lebih jauh, Yamin mengungkapkan solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis air baku yang berulang setiap kemarau panjang. Menurutnya, sehari sebelum kebijakan ini diambil, pihaknya sudah diundang Gubernur Kalsel di kediaman untuk membicarakan langkah ke depan.
(PAM) sendiri sudah memiliki lahan yang cukup luas di daerah Pematang, sekitar 30 hektare. Nah ini sudah kita sampaikan, beliau sangat merespon baik untuk kita memiliki cadangan air Kota Banjarmasin,” ungkap Yamin.
Lahan tersebut akan dibangun embung sebagai cadangan air baku. Nantinya pembangunan akan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi dan Balai Wilayah Sungai (BWS) dan dibangun secara bertahap.
Pembangunan embung sendiri dananya sekitar 200-300 miliar. Nah ini kita akan ajukan ke pusat untuk bantuan pembangunan tersebut. Harapan kita dana bagi hasil bisa dimanfaatkan untuk pembangunan embung, karena air baku sangat penting bagi masyarakat,” tegasnya.
Dengan adanya embung, Yamin berharap jika kemarau panjang kembali terjadi, Banjarmasin sudah siap dengan cadangan air baku yang ada di embung untuk dijadikan bahan baku air bersih.
Sehingga kalau terjadi kemarau panjang lagi maka kita sudah siap,” pungkasnya.
( Herman Soetiady)
