Menjemput Harapan Warga, Desa Pak Manyam Sepakati RKP Desa 2027 Demi Kesejahteraan Bersama

0
IMG-20261010-WA0059

RTNews. NGABANG-LANDAK(9 Oktober 2026). Suasana khidmat menyelimuti Balai Desa Pak Manyam saat Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, hingga perwakilan perempuan duduk bersama dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes).

Pertemuan ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan sebuah ruang terbuka tempat warga menitipkan harapan besar untuk masa depan desa mereka di tahun 2027.
Dalam forum tersebut,dibahas materi tentang Pencermatan RPJM desa,Kriteria pembentukan Tim Verifikasi,Penetapan Rancangan RKP Desa melalui Berita Acara Musyawarah Desa,Pengesahan Dokumen RKP Desa,Pembentukan dan Penetapan TIM Penyusunan RKPDes Pak Manyam Kecamantan Ngabang Kabupaten Landak Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2027.Musyawarah Desa di pimpin Langsung oleh Kades Pak Manyam Bapak Pajar,Notulen di tangani oleh Sekdes Pak Manyam Bapak Namseh,dengan Nara sumber terdiri dari :Ronal selaku Pendamping Desa,Anyom dari BPD dan Agus D.Susanto mewakili Camat Ngabang.
Setelah dilakukan pembahasan terhadap materi,selanjutnya seluruh peserta musyawarah Desa Pak Manyam menyepakati beberapa hal yang berketetapan menjadi kesepakatan akhir dari musyawarah desa dalam rangka penyusunan RKP Desa yaitu:menyepakati Rancangan RKP Desa Pak Manyam yang sebelumnya sudah dibahas dalam musyawarah desa,Menetapkan Rencana Kerja Pemerintah Desa Pak Manyam Tahun 2027 dan Pengesahan Dokumen RKP Desa Pak Manyam dengan penandatanganan Peraturan Desa tentang RKP Desa Pak Manyam oleh Kepala Desa dan Ketua BPD.
Kepala Desa Pak Manyam menegaskan bahwa setiap rupiah anggaran desa akan diprioritaskan untuk menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat. Langkah ini diambil agar tidak ada lagi warga yang merasa tertinggal. Kebersamaan dan ketulusan yang tercipta dalam Musrenbangdes ini menjadi bukti nyata bahwa kemajuan Desa Pak Manyam lahir dari gotong royong dan hati yang tulus demi kesejahteraan generasi mendatang. “RKP Desa 2027 Adalah Fondasi Masa Depan, Kita Titipkan Harapan Anak Cucu Kita di Sini”ungkap Kades Pajar.

Penutupan Musrenbangdes RKP Desa 2027 diakhiri dengan sebuah pesan mendalam dan menyentuh hati dari Kepala Desa Pak Manyam, Bapak Pajar. Di hadapan seluruh peserta rapat, ia menyampaikan pandangan yang penuh rasa tanggung jawab moral sebagai pemimpin tertinggi di desa tersebut.
Bapak Pajar menegaskan bahwa perencanaan pembangunan yang disepakati untuk tahun 2027 bukan sekadar rutinitas administratif atau formalitas di atas kertas belaka. Menurutnya, setiap poin program kerja yang tertuang di dalamnya adalah taruhan masa depan bagi seluruh masyarakat Desa Pak Manyam.
“Apa yang kita sepakati hari ini, setiap jalan yang akan dibangun, setiap fasilitas kesehatan yang akan dihadirkan, serta program pemberdayaan yang dijalankan, air bersih adalah bekal dan fondasi masa depan. Kita sedang menitipkan harapan anak-anak dan cucu-cucu kita di sini. Saya ingin memastikan tidak ada satu pun warga kita yang menangis karena merasa tidak diperhatikan oleh pemerintah desanya,” tutur Bapak Pajar dengan penuh ketulusan, yang disambut keheningan haru dari para peserta musyawarah.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat—mulai dari BPD, perangkat desa, tokoh adat, hingga pemuda—untuk terus bersinergi, mengawal, dan bergotong-royong merealisasikan program ini. Bapak Pajar berkomitmen penuh bahwa di bawah kepemimpinannya, transparansi serta keberpihakan pada masyarakat kecil akan selalu menjadi prioritas utama demi membawa Desa Pak Manyam menuju kemajuan yang berkeadilan.

Tahun 2027 ini disadari menjadi tahun yang berat bagi pemerintah daerah. Berdasarkan arahan pemerintah kabupaten dalam Musrenbang RKPD Landak, efisiensi anggaran memaksa setiap desa memilah usulan yang benar-benar mendesak. Oleh sebab itu, Kepala Desa beserta seluruh perangkat dan tokoh masyarakat Desa Pak Mayam sepakat untuk memprioritaskan pemeliharaan infrastruktur dasar jalan dan jembatan penghubung dusun sebagai usulan mati yang tidak bisa ditawar.
Kepala Desa Pak Mayam menegaskan bahwa akses jalan bukan lagi sekadar urusan transportasi ekonomi, melainkan urusan kemanusiaan. Ia berharap jeritan hati warganya dari pelosok Ngabang ini didengar dan dikabulkan dalam Musrenbang tingkat kecamatan hingga kabupaten nantinya.
Sekdes Namseh: “Pembangunan Ini Milik Bersama, Kami Siap Mengawal Setiap Keringat Warga” Menanggapi arahan dari Kepala Desa, Sekretaris Desa Pak Manyam, Namseh, menyatakan kesiapan penuh jajaran sekretariat dan tim penyusun untuk mengeksekusi hasil Musrenbangdes RKP Desa 2027. Namseh menekankan bahwa seluruh dokumen yang telah disepakati merupakan representasi murni dari kebutuhan riil masyarakat di dusun-dusun.
Dengan penuh rasa optimisme, Namseh mengajak seluruh masyarakat untuk tidak berhenti pada tahapan usulan saja, melainkan ikut serta dalam pengawasan pelaksanaan di lapangan nantinya.

“Tugas kami di sekretariat adalah memastikan setiap aspirasi yang keluar dari forum ini dikawal dengan regulasi yang tepat dan akuntabel. Kami tidak ingin ada satu pun keringat atau pemikiran warga yang sia-sia. RKP Desa 2027 ini adalah milik kita bersama, dan komitmen kami adalah melayani dengan transparansi penuh agar hasilnya benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Keberhasilan kesepakatan dalam Musrenbangdes RKP Desa 2027 tidak lepas dari peran aktif Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Pak Mantan. Sebagai lembaga yang merepresentasikan suara langsung dari masyarakat, BPD menyatakan siap mengawal penuh setiap program yang telah tertuang dalam dokumen perencanaan tersebut.
Ketua BPD Desa Pak Manyam Bapak Anyon menyampaikan bahwa dinamika yang terjadi selama forum Musrenbangdes merupakan bentuk demokrasi desa yang sangat sehat. Pihaknya sangat mengapresiasi keterbukaan Kepala Desa, Bapak Pajar, serta kerja keras Tim Penyusun yang dikomandoi oleh Sekdes Namseh dalam mengakomodasi berbagai kebutuhan krusial masyarakat bawah, seperti infrastruktur vital di Dusun Belanggiraan.
“Bagi kami di BPD, kebahagiaan terbesar adalah saat melihat aspirasi masyarakat benar-benar didengar dan diperjuangkan. Harapan kami, RKP Desa 2027 ini tidak sekadar menjadi dokumen formalitas, tetapi menjadi instrumen nyata yang transparan dan akuntabel. Kami akan menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal di lapangan agar tidak ada penyelewengan, sehingga anggaran yang dikucurkan benar-benar membawa perubahan hidup bagi warga Desa Pak Manyam,” tegas Bapak Anyon penuh komitmen.

Respon positif Bapak Paran,sebagai anggota BPD: “Setiap Ketukan Palu Adalah Tanggung Jawab Moral Kami Kepada Warga”.Sebagai salah satu wakil rakyat di tingkat desa, Paran menyampaikan bahwa proses pengawalan rancangan RKP Desa 2027 ini merupakan tugas suci yang menyangkut hajat hidup orang banyak.
Ia menyoroti bagaimana setiap usulan, terutama jeritan hati warga Dusun harus dijawab dengan tindakan nyata. Paran menegaskan bahwa fungsi pengawasan BPD bukan untuk mencari-cari kesalahan pemerintah desa, melainkan sebagai jembatan pembawa keadilan sosial agar pembangunan tidak pincang.

“Bagi saya pribadi dan rekan-rekan di BPD, setiap ketukan palu persetujuan dalam forum ini adalah tanggung jawab moral yang besar kepada warga dan Tuhan YME. Kami tidak ingin sekadar duduk dan melihat. Kami berkomitmen mendampingi Kades Bapak Pajar dan Sekdes Namseh untuk memastikan bahwa pembangunan jalan, sarana kesehatan,air bersih dan program pemberdayaan di tahun 2027 nanti berjalan jujur dan menyentuh rakyat kecil,” ucap Paran dengan penuh penekanan dan ketulusan.

Camat Ngabang mengapresiasi Musrenbangdes Desa Pak Mayam “Pembangunan Harus Menyentuh Titik yang Paling Membutuhkan”.
Jalannya Musrenbangdes RKP Desa 2027 di Desa Pak Manyam juga mendapat atensi dan pengawalan langsung dari Pemerintah Kecamatan Ngabang. Camat Ngabang, Bapak Brian Paskalis Dilen, S.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam atas tingginya komitmen dan partisipasi warga serta keterbukaan jajaran perangkat desa dalam menyusun program kerja tahunan ini.
Dalam arahannya, Bapak Brian Paskalis menekankan pentingnya pemerataan pembangunan yang berbasis kebutuhan riil masyarakat bawah, bukan sekadar keinginan segelintir kelompok. Ia mengaku sangat tersentuh mendengar langsung harapan-harapan mendasar warga, seperti keluhan infrastruktur yang disampaikan perwakilan Dusun Belanggiraan.

“Kami dari pihak kecamatan sangat mengapresiasi kebersamaan di Desa Pak Manyam . Saya menitipkan harapan besar agar RKP Desa 2027 ini benar-benar diarahkan untuk menyentuh titik-titik yang paling membutuhkan. Skala prioritas harus ditegakkan demi keadilan sosial masyarakat desa. Jangan sampai ada dusun yang terisolasi atau merasa tidak diperhatikan,” tutur Camat Ngabang tegas namun penuh empati.
Lebih lanjut saat kami konfirmasi via telepon, Camat Ngabang juga mengingatkan agar Pemerintah Desa di bawah kepemimpinan Kades Bapak Pajar dan Sekdes Namseh terus menjaga sinergisitas koordinasi dengan pihak kecamatan. Hal ini krusial agar usulan-usulan yang tidak terakomodasi oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) karena keterbatasan dana, dapat diperjuangkan bersama untuk didorong ke Musrenbang tingkat kecamatan agar mendapat intervensi dari APBD Kabupaten Landak.

(SS-NKJRTNews.006)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *