TMMD Sengkuyung Tahap IV TA 2026 Resmi Dibuka, Kodim 0711/Pemalang Perkuat Sinergi Bangun Desa Gunungbatu

0
IMG-20261013-WA0043

Pemalang.Radartelusurnews.com || Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026 Kodim 0711/Pemalang resmi dibuka melalui upacara di Lapangan Sepak Bola Dukuh Bantarjati, Desa Gunungbatu, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Selasa (13/10/2026).

Upacara pembukaan dengan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang Bagus Sutopo, S.STP., M.AP. yang membacakan amanat Bupati Pemalang, sedangkan Komandan Upacara dijabat Kapten Cpm Suwaryo, Danramil 11/Belik.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Edy Wibowo, S.Sos., Kasdim Mayor Kav Agus Solikhin, perwakilan Kapolres Pemalang Kompol Amin Mezi, S.H., M.H., unsur Kejaksaan Negeri, Pengadilan Agama, Yonif TP 437/Satria Benowo, Satpol PP, Dinpermasdes, Forkopimcam Bodeh, para Danramil dan Perwira Staf Kodim 0711/Pemalang, kepala desa se-Kecamatan Bodeh, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXI Kodim 0711/Pemalang, Bhayangkari, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta masyarakat Desa Gunungbatu.

Prosesi pembukaan berlangsung khidmat diawali penghormatan pasukan, laporan kesiapan pelaksanaan TMMD oleh Sekretaris Satgas, penandatanganan naskah program TMMD antara pemerintah daerah dan Dansatgas, penyerahan program kepada Dansatgas, pemukulan gong sebagai tanda dimulainya TMMD, penyematan tanda peserta dan penyerahan sarana kerja secara simbolis, pembacaan amanat, doa bersama, hingga penutupan upacara.

Dalam amanat Bupati Pemalang yang dibacakan Sekda Bagus Sutopo disampaikan bahwa pembangunan desa merupakan fondasi penting dalam mewujudkan kemajuan Kabupaten Pemalang. Program TMMD dinilai bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga mempererat sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, Polri, dan masyarakat melalui semangat gotong royong.

Disampaikan pula bahwa TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 dilaksanakan selama 30 hari, mulai 13 Oktober hingga 12 November 2026, dengan lokasi di Desa Gunungbatu, Kecamatan Bodeh. Sasaran pembangunan meliputi pembukaan jalan baru, rabat beton, pembangunan talud, plat deker, hingga pemasangan gorong-gorong buis beton yang diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Pemalang memberikan dukungan anggaran sebesar Rp229.700.000, sementara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah turut mengalokasikan Rp246.000.000. Dukungan tersebut menjadi bukti nyata bahwa pembangunan desa merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi seluruh elemen.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, penyuluhan hukum terpadu, kamtibmas dan bahaya narkoba, sosialisasi penerimaan prajurit TNI, pencegahan stunting dan pelayanan KB, penyuluhan pertanian, mitigasi bencana, sosialisasi Undang-Undang Perkawinan, pengelolaan sampah rumah tangga, hingga administrasi kependudukan.

Adapun sasaran fisik TMMD meliputi pembangunan dua titik rabat beton sepanjang 336 meter, pembangunan talud sepanjang 116 meter, satu unit plat deker, pembukaan jalan baru sepanjang 677 meter, serta pembangunan dua unit gorong-gorong buis beton. Seluruh pekerjaan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pedesaan.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan paparan Dansatgas TMMD mengenai rencana pelaksanaan program, kemudian rombongan meninjau langsung lokasi sasaran fisik TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 serta Gedung KDKMP di Dukuh Bantarjati, Desa Gunungbatu.

Melalui pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 ini, Kodim 0711/Pemalang bersama Pemerintah Kabupaten Pemalang kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, diharapkan hasil pembangunan dapat memberikan manfaat jangka panjang dalam mewujudkan desa yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.

(warto) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *