Hari ke-3 Bakti TNI AD di Banyumas: Jalan Gumelar Lor Tambak Tembus 70% (84 Meter), Jalan Sawangan Ajibarang 58% (473 Meter) Talud dan Drainase Dikebut
Banyumas, Radartelusurnews.com|| Program Bakti TNI AD untuk Rakyat TA 2026 di wilayah Kodim 0701/Banyumas Korem 071/Wijayakusuma terus menunjukkan progres menggembirakan. Berdasarkan laporan perkembangan Minggu (18/10/2026), dua sasaran utama pembangunan jalan rabat beton di Desa Gumelar Lor dan Desa Sawangan terus mengalami peningkatan capaian fisik.
Pembangunan jalan rabat beton di Desa Gumelar Lor, Kecamatan Tambak, menjadi yang paling cepat. Dari target panjang 120 meter, lebar 2,5 meter, dan ketebalan 15 sentimeter dengan anggaran Rp284 juta dari APBD Kabupaten Banyumas, hingga Minggu (18/10/2026) telah mencapai 84 meter atau 70 persen. Pengecoran harian pada laporan tersebut tercatat sepanjang 11 meter. Capaian ini naik dari laporan sehari sebelumnya pada Sabtu (17/10/2026) yang masih 78 meter atau 65 persen. Artinya hanya tersisa 36 meter lagi untuk menyelesaikan akses jalan tersebut.
Sementara itu, pembangunan jalan rabat beton di Desa Sawangan, Kecamatan Ajibarang, dengan target jauh lebih panjang yakni 815 meter, lebar 2,5 meter, dan ketebalan 15 sentimeter, dengan anggaran Rp250 juta dari Pemerintah Desa, telah mencapai 473 meter atau 58 persen. Pada laporan Minggu, pengecoran harian tercatat sepanjang 42 meter. Angka ini juga meningkat signifikan dari laporan sebelumnya yang masih 431 meter atau 53 persen.
Pembangunan jalan di Sawangan tidak berdiri sendiri, melainkan didukung pekerjaan infrastruktur pendukung. Talud pertama sepanjang 125 meter mencapai progres 83 persen, naik dari sebelumnya 67 persen. Talud kedua sepanjang 25 meter telah selesai 100 persen. Dari lima titik pembangunan plat beton, dua titik telah selesai 100 persen, satu titik mencapai 63 persen, sementara dua titik lainnya masih dalam tahap persiapan. Pembangunan drainase sepanjang 80 meter untuk mencegah genangan dan longsor juga mencapai 51 persen, naik drastis dari sebelumnya yang baru 31 persen.
Selain dua jalan tersebut, Program Bakti TNI AD untuk Rakyat di Banyumas juga menargetkan pembangunan 10 titik jembatan dan 30 titik sumur bor untuk penyediaan air bersih bagi warga di wilayah kekeringan. Dalam laporan 18 Oktober, seluruh sasaran jembatan dan sumur bor masih dalam tahap persiapan material dan mobilisasi personel, sehingga belum mencatat progres fisik.
Untuk sasaran peningkatan kualitas hunian dan sanitasi, program di Banyumas menargetkan rehabilitasi 105 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang terdiri dari dukungan Sterad 21 unit, CSR 25 unit, dan Pemerintah Kabupaten Banyumas 59 unit, pembangunan 31 unit jambanisasi, revitalisasi empat sekolah, enam tempat ibadah, empat panti asuhan, serta revitalisasi satu makam leluhur yakni Makam Mbah Kalibening di Desa Dawuhan, Kecamatan Banyumas.
Program yang secara resmi dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol. (Purn.) Drs. Ahmad Luthfi, S.H.,S.St.M.K., bersama Irdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Denny Marantika,M.Han., pada Jumat (16/10/2026) di Alun-Alun Kecamatan Banyumas ini juga mencakup pelayanan sosial.
Di bidang pelayanan sosial,memperoleh capaian 100 persen untuk operasi bibir sumbing, donor darah, sunatan massal, nikah massal, bantuan kursi roda, alat bantu jalan berupa kruk dan walker, serta bazar murah untuk warga. Penyaluran paket sembako telah mencapai 50 persen, sedangkan operasi katarak masih dalam tahap pendataan dan belum mencatat capaian.
Pelaksanaan program di Banyumas melibatkan 450 personel gabungan, terdiri dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, Satpol PP, Linmas, organisasi kemasyarakatan, pelajar, dan mahasiswa.
Melalui keterlibatan berbagai unsur tersebut, program “Bakti TNI AD untuk Rakyat” di Banyumas diharapkan dapat mendukung peningkatan akses transportasi antar desa, ketersediaan air bersih, kualitas hunian, sanitasi, fasilitas umum, serta pelayanan kesehatan dan sosial. Seluruh kegiatan dijadwalkan berlanjut hingga 16 Desember 2026, dengan perkembangan pekerjaan yang terus dipantau setiap hari.
(warto)
