Rumi Suprapti, Guru MI Ma’arif NU 2 Pasir Kidul, Wafat Usia 58 Tahun; NU Purwokerto Barat Berduka
Purwokerto. Radartelusurnews.com || Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kabar duka menyelimuti keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) Purwokerto Barat dan MI Ma’arif NU 2 Pasir Kidul. Rumi Suprapti, S.Pd.I., guru MI Ma’arif NU 2 Pasir Kidul sekaligus istri KH. Achmad Mustofa, mantan Ketua Tanfidziyah MWC NU Purwokerto Barat masa khidmat 2019–2022 dan 2022–2025, wafat pada Ahad (18/10/2026), sekitar pukul 16.00 WIB, di salah satu rumah sakit di Purwokerto, dalam usia 58 tahun.
Almarhumah lahir pada 23 Januari 1968. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan sejawat, lingkungan masyarakat, dan keluarga besar NU.
Berdasarkan liputan langsung awak media di lokasi rumah duka, jenazah almarhumah dimakamkan pada Ahad malam di TPU Pasir Kidul, Purwokerto Barat. Sebelum pemberangkatan, dilaksanakan salat jenazah di mushala setempat yang diimami KH. Achmad Mustofa, dilanjutkan tahlil dan doa. Salat jenazah berikutnya diimami KH. Mughni Labib, M.S.I., selaku Rais Syuriah PCNU Banyumas.
Sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus NU dari tingkat cabang hingga ranting, badan otonom dan lembaga NU, keluarga, tetangga, serta rekan-rekan guru turut hadir memberikan penghormatan terakhir.
Almarhumah meninggalkan seorang putri, Malikhatul Hasna, dan dua cucu perempuan. Seorang putranya, Muh. Ali Yafi, telah lebih dahulu berpulang ke rahmatullah.
Ucapan terima kasih, permohonan maaf, dan doa keluarga
Mewakili keluarga besar dan shahibul musibah, KH. Achmad Mustofa beserta keluarga menyampaikan terima kasih kepada seluruh kerabat, tetangga, sahabat, para ulama, pengurus NU, warga masyarakat, serta semua pihak yang telah hadir, memberikan bantuan, menyampaikan belasungkawa, dan mengirimkan doa bagi almarhumah.
Keluarga juga memohon maaf apabila semasa hidup almarhumah terdapat tutur kata, sikap, maupun perbuatan yang kurang berkenan, baik disengaja maupun tidak disengaja. Apabila terdapat urusan atau tanggungan almarhumah yang belum terselesaikan, keluarga memohon agar disampaikan dengan baik untuk ditindaklanjuti.
Dengan penuh kerendahan hati, keluarga memohon doa agar Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhumah, mengampuni segala dosa dan khilafnya, melapangkan alam kuburnya, serta menganugerahkan husnul khatimah. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran, keikhlasan, dan kekuatan iman.
Mugi sedaya kalepatanipun dipun ampuni, sedaya amal kesaenanipun dipun tampi dening Gusti Allah SWT, saha almarhumah pinaringan papan ingkang mulya wonten ing ngarsanipun.
Bi Barokati Al-Fatihah, Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
(Redaksi)
