Sumur Bor Triwarno Kebumen Capai 20 Persen, Bakti TNI AD Air Bersih Untuk Rakyat

0
1792415461672

Kebumen. Radartelusurnews.com || Program Bakti TNI AD untuk Rakyat TA 2026 di wilayah Kodim 0709/Kebumen terus berjalan hingga Senin (19/10/2026), dengan progres pada sasaran jalan, sumur bor, dan RTLH.

Kodim 0709/Kebumen melaporkan pembangunan jalan rabat beton di Desa Tirtomoyo, Kecamatan Poncowarno, dengan sasaran panjang 700 meter, lebar 2,5 meter, tebal 12 sentimeter, mencapai progres 58 persen. Meningkat dari hari Minggu (18/10/26) yang masih 55 persen. Sementara dua sasaran jalan lainnya, yakni di Desa Jemur, Kecamatan Kebumen sepanjang 220 meter serta Desa Pekuncen, Kecamatan Sempor sepanjang 400 meter, belum mencatat progres.

Selain jalan, program di Kebumen mencakup 12 titik pembangunan jembatan yang seluruhnya belum mencatat progres. Dari 50 titik sumur bor air bersih, satu titik di Desa Triwarno, Kecamatan Kutowinangun telah mencapai 24 persen, sedangkan titik lainnya belum menunjukkan progres.

Pada sasaran rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari total 45 unit, rumah milik Fatkhulloh warga Desa Sikayun, Kecamatan Buayan mencapai 40 persen. Sebanyak 44 sasaran RTLH lainnya belum mencatat progres. Untuk sasaran pembangunan 20 MCK, rehabilitasi empat sekolah yakni SDN 3 Nogoraji, SDN 2 Banyumudal, SDN 1 Kenteng, SDN 1 Tlogosari, empat tempat ibadah yakni Mushalla Al Fallah Pekuncen, Mushalla Al Jihad Selogiri, Mushalla Al Hidayah Totogan, dan Pura Pusita Sari Tunjungseto, serta satu panti asuhan dan area parkir makam leluhur di Desa Pekuncen, laporan hari tersebut belum menunjukkan progres.

Untuk kegiatan sosial, pelayanan pengobatan gratis target 1.000 orang telah mencapai 20 persen, operasi bibir sumbing untuk satu orang telah mencapai 100 persen, bantuan lima kaki palsu 100 persen, serta bantuan satu kursi roda 100 persen. Penanaman 5.000 pohon belum mencatat progres.

Pelaksanaan kegiatan di wilayah Kodim 0709/Kebumen melibatkan 103 personel, terdiri dari 35 personel TNI, lima personel pemerintah daerah, 55 anggota masyarakat, serta delapan personel Linmas.

(Warto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *