SMKN 2 Bawang Perkuat Literasi Numerasi lewat Workshop Public Speaking

0
IMG-20261021-WA0124

Banjarnegara. Radartelusurnews.com || SMKN 2 Bawang menggelar workshop public speaking sebagai upaya memperkuat literasi dan numerasi peserta didik, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan ini menghadirkan Ratna Palupi, S.Pd., C.Tr., sebagai narasumber dan diikuti oleh 90 peserta dari perwakilan kelas serta organisasi sekolah.

Kepala SMKN 2 Bawang, Drs. Khairul Sholih Retno Broto, M.M., dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan literasi dan numerasi melalui kegiatan yang mendorong keterampilan komunikasi siswa. Workshop ini diharapkan menjadi ruang bagi peserta didik untuk meningkatkan kemampuan memahami informasi, mengolah gagasan, sekaligus berani tampil sebagai pembicara dengan karakter masing-masing.

“Penguatan literasi dan numerasi perlu terus dilakukan melalui berbagai kegiatan yang mendorong keterlibatan aktif siswa. Melalui workshop ini, kami berharap peserta didik mampu mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum dan menjadi public speaker dengan karakter serta keunikan dirinya sendiri,” ungkapnya.

Dalam sesi public speaking, Ratna Palupi mengajak peserta membangun kepercayaan diri, mengasah keberanian berbicara, serta menyampaikan gagasan secara jelas, runtut, dan menarik. Ia menegaskan bahwa kemampuan berbicara di depan umum tidak hanya ditentukan oleh keberanian, tetapi juga oleh penguasaan materi, pemahaman informasi, dan latihan yang konsisten.

“Jangan menunggu percaya diri untuk berani tampil. Beranilah mencoba, terus berlatih, dan temukan karakter komunikasi diri sendiri. Public speaking bukan tentang meniru orang lain, melainkan bagaimana menyampaikan pesan dengan percaya diri, terstruktur, dan bermakna,” ujar Ratna.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Faris Jaya Mustika, S.T., M.Kom., menyampaikan materi penguatan literasi dan numerasi. Materi ini melengkapi pelatihan dengan menekankan pentingnya kemampuan memahami bacaan, mengolah informasi dan data, serta mengembangkan pola pikir logis dan kritis dalam proses pembelajaran.

Salah satu peserta, Ibnu Noval, mengaku terkesan dengan materi yang disampaikan narasumber. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan wawasan baru yang bermanfaat untuk meningkatkan keberanian dan keterampilan berkomunikasi.

“Saya sangat terkesan dengan materi public speaking yang disampaikan. Terima kasih kepada narasumber atas segudang ilmu yang diberikan. Materi ini sangat bermanfaat dan memotivasi saya untuk lebih percaya diri saat berbicara di depan umum,” ungkap Ibnu Noval.

Melalui workshop ini, SMKN 2 Bawang berharap penguatan literasi dan numerasi dapat berjalan beriringan dengan pengembangan keterampilan komunikasi peserta didik. Dengan demikian, siswa tidak hanya mampu memahami informasi, tetapi juga terampil mengolah dan menyampaikan gagasan secara kritis, kreatif, serta percaya diri.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *