ORARI Hadir! 23 Anggota Siaga Dukung Kesiapsiagaan Bencana Banyumas 2026-2027

0
IMG-20261024-WA0062

Banyumas. Radartelusurnews.com || Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Kabupaten Banyumas menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesiapsiagaan bencana dengan menghadiri Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Kesiapsiagaan Bencana Kabupaten Banyumas Tahun 2026, Sabtu (24/10/2026), di Bendung Gerak Serayu, Desa Tambaknegara, Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas.

Sebanyak 23 anggota ORARI Lokal Banyumas hadir dalam kegiatan yang diselenggarakan BPBD bersama Pemerintah Kabupaten Banyumas. Keterlibatan ORARI menjadi bagian dari sinergi lintas sektor untuk memperkuat kesiapan komunikasi dalam menghadapi potensi bencana, terutama ketika koordinasi di lapangan membutuhkan dukungan sarana komunikasi yang andal.

Anggota ORARI yang hadir yakni YD2TKI, YG2AZT, YD2OCK, YD2ICB, YG2BOR, YC2OCL, YC2ROR, YG2AZL, YD2FDA, YD2RLO, YG2BJK, YG2BJI, YD2AHU, YD2RNM, YC2TKB, YD2AIJ, YC2BCK, YD2CZM, YD2DBH, YD2AFT, YD2CZS, YG2AUT, dan YC2PHE. Kehadiran mereka dikoordinasikan oleh Koordinator Bidang Teknik ORARI, Eko YC2TKI.

Apel yang melibatkan sekitar 700 personel dari 58 instansi, lembaga, dan komunitas relawan tersebut juga diisi pemeriksaan pasukan dan peralatan, penyalaan sirine, pelepasan armada tangki air bersih, serta simulasi penyelamatan korban di air (water resque).

Keterlibatan ORARI menegaskan pentingnya komunikasi dalam penanggulangan bencana untuk mendukung koordinasi, mempercepat penyampaian informasi, dan membantu petugas mengambil langkah yang tepat. Dalam situasi darurat, komunikasi yang efektif menjadi salah satu unsur penting dalam upaya penyelamatan dan perlindungan masyarakat.

Mengusung semangat “Tangguh Menghadapi Bencana” dan “Bersama, Siap, Tangguh Mengurangi Risiko Bencana”, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan bukan sekadar apel dan kelengkapan peralatan, melainkan komitmen bersama untuk melindungi sesama.

ORARI hadir, komunikasi diperkuat, kesiapsiagaan ditingkatkan. Di tengah potensi ancaman bencana, sinergi dan kepedulian menjadi ikhtiar bersama demi keselamatan masyarakat Banyumas.

(Redsksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *