Pemdes Parakan Muncang Jalankan Bankeu 2026, Pengaspalan Hotmix Dimulai dari RW 09
NANGGUNG, BOGOR ,-RTNews.— Pemerintah Desa Parakan Muncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, terus merealisasikan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat melalui Bantuan Keuangan (Bankeu) Tahun Anggaran 2026.
Kepala Desa Parakan Muncang, Maulidin, menjelaskan bahwa sejumlah program tengah berjalan, mulai dari pembangunan infrastruktur, Sekolah Desa, digitalisasi desa, hingga pengembangan Kampung Ramah Lingkungan.
Berikut sejumlah program yang tengah dilaksanakan Pemerintah Desa Parakan Muncang:
1. Bankeu Infrastruktur 2026
– Tahap pertama: Pembangunan infrastruktur berupa pengaspalan hotmix yang saat ini difokuskan di RW 09, kawasan Dayeuh.
– Tahap kedua: Pekerjaan pengaspalan hotmix direncanakan berlanjut ke wilayah RW 01.
2. Program Sekolah Desa
Dalam program Sekolah Desa, kuota pendaftaran ke Universitas Pinus semula diperuntukkan bagi tiga orang warga masyarakat dan satu orang perangkat desa. Namun, karena tidak ada perangkat desa yang mendaftar, kuota tersebut dialihkan kepada masyarakat.
Dengan demikian, tercatat empat orang warga masyarakat telah mendaftar dalam program tersebut.
3. Digitalisasi Desa
Pemerintah Desa Parakan Muncang juga menjalankan program digitalisasi desa sebagai upaya mendukung arahan Bupati Bogor dalam mewujudkan data yang presisi.
Untuk mendukung pelaksanaannya, pemerintah desa telah membentuk tim khusus yang saat ini sedang melakukan proses pendataan di lapangan.
4. Pengembangan Kampung Ramah Lingkungan
Di wilayah RW 09, pemerintah desa juga merencanakan pengembangan Kampung Ramah Lingkungan yang mencakup pengelolaan sampah secara terpadu.
Program tersebut diharapkan dapat berjalan beriringan dengan pembangunan infrastruktur di kawasan Dayeuh, sekaligus mendorong kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Maulidin menegaskan, pelaksanaan pembangunan dilakukan secara bertahap sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan pemerintah desa.
Di akhir keterangannya, Maulidin menyampaikan apresiasi kepada Bupati Bogor dan Wakil Bupati Bogor atas dukungan pemerintah daerah terhadap pembangunan desa melalui program Bantuan Keuangan.
“Di tengah efisiensi anggaran, kami sangat berterima kasih karena pemerintah daerah tetap memprioritaskan desa-desa dengan mengalokasikan Bantuan Keuangan maksimal hingga Rp1,5 miliar per desa. Harapannya, program ini terus bergulir dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat,” pungkasnya.
(Baeti/ Dewi)
