MALLKU: Karya Anak Muda Purwokerto, Satukan Pembeli dan Penjual
RTNews. Purwokerto || Semangat generasi muda Purwokerto untuk terus berkreasi dan berkarya kembali diwujudkan melalui lahirnya identitas visual MALLKU, sebuah konsep yang mengedepankan pertemuan antara pembeli dan penjual dalam satu ekosistem.
Filosofi logo MALLKU dijelaskan Alvin Buntoro saat ditemui awak media pada Sabtu pagi (05/09/2026) di Purwokerto. Menurutnya, logo tersebut tidak sekadar menjadi tanda pengenal, tetapi membawa pesan tentang kreativitas, kolaborasi, keterhubungan, dan semangat anak muda dalam membangun karya yang bermanfaat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa generasi muda Purwokerto juga mampu terus berkreasi dan berkarya. Logo MALLKU lahir dari gagasan sederhana tentang bagaimana pembeli dan penjual bisa dipertemukan dalam satu wadah, tetapi di dalamnya ada semangat kreativitas dan kolaborasi,” jelas Alvin.
Ia menjelaskan, tiga figur manusia dengan tiga warna menjadi elemen utama logo. Warna merah melambangkan pembeli, hijau melambangkan penjual, sedangkan biru yang berada di tengah melambangkan ‘kita’, yaitu MALLKU sebagai penghubung keduanya.
“Tiga orang dengan tiga warna ini menggambarkan sebuah pertemuan. Merah adalah pembeli, hijau adalah penjual, sedangkan biru adalah kita, MALLKU, yang mempertemukan keduanya. Jadi yang membutuhkan bisa menemukan yang menyediakan,” ungkapnya.
Menurut Alvin, keberadaan figur biru di tengah sekaligus menggambarkan peran MALLKU sebagai jembatan. MALLKU diharapkan menjadi ruang yang mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan produk, jasa, maupun karya yang dihasilkan para pelaku usaha.
Semangat tersebut, lanjutnya, sangat dekat dengan karakter generasi muda yang memiliki keberanian untuk mencoba hal baru, menciptakan inovasi, serta mengubah ide menjadi karya nyata.
“Anak muda jangan hanya menjadi penonton. Dari Purwokerto kita ingin terus melahirkan ide, berkreasi, berkarya, dan membangun sesuatu yang bisa memberikan manfaat. MALLKU menjadi salah satu bagian dari semangat itu,” kata Alvin.
Sementara itu, kata “MALL” dalam MALLKU menggambarkan sebuah wadah atau pasar besar yang menghimpun berbagai kebutuhan, produk, jasa, peluang, serta aktivitas masyarakat. Sedangkan “KU” memberikan makna kedekatan dan rasa memiliki, milikku, pilihanku, kebutuhanku, sekaligus bagian dari kita.
Garis lengkung merah di bawah “KU” memperkuat kesan dinamis, menggambarkan pergerakan, kesinambungan hubungan, pelayanan, serta interaksi yang terus berkembang.
Seluruh unsur tersebut kemudian dipertegas melalui slogan “SEMUA ADA, UNTUK SEMUA.”
“Intinya sederhana, pembeli membutuhkan, penjual menyediakan, dan MALLKU mempertemukan. Tetapi lebih dari itu, kami ingin ada ruang bagi generasi muda untuk terus berkarya, berinovasi, dan ikut membangun ekosistem yang bermanfaat bagi semua,” tegas Alvin.
Lahir dari semangat kreativitas generasi muda Purwokerto, MALLKU diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah nama dan logo, melainkan berkembang menjadi simbol kolaborasi, kreativitas, peluang, dan kebermanfaatan bersama.
Merah mencari, hijau menyediakan, biru mempertemukan. Dari Purwokerto, anak muda terus berkarya, agar semua ada, untuk semua.
(Redaksi)
