Setetes Darah, Sejuta Harapan: SMK Muhammadiyah 3 Purwokerto Bergerak untuk Sesama

0
IMG-20260909-WA0063

RTNews. Purwokerto — Setetes darah mungkin kecil bagi yang memberi, tetapi dapat menjadi secercah harapan bagi mereka yang sedang berjuang mempertahankan kehidupan. Semangat kemanusiaan itulah yang diwujudkan keluarga besar SMK Muhammadiyah 3 Purwokerto melalui aksi donor darah bersama PMI Kabupaten Banyumas, Rabu (09/09/2026), di Laboratorium Keperawatan sekolah.

Rangkaian kegiatan diawali sosialisasi dan edukasi dari PMI Banyumas pada Senin (07/09/2026). Para siswa mendapat pembekalan mengenai persyaratan donor, manfaat donor darah, hingga pentingnya tidak takut terhadap jarum suntik karena seluruh proses dilakukan tenaga medis profesional menggunakan peralatan steril dan sekali pakai.

Perwakilan PMI Kabupaten Banyumas menegaskan, donor darah merupakan bentuk kepedulian sederhana yang dapat memberikan arti besar bagi keselamatan orang lain.

“Setetes darah yang kita sumbangkan sangat berarti bagi keselamatan jiwa seseorang yang sedang berjuang di rumah sakit. Kami sangat mengapresiasi antusiasme para pelajar di SMK Muhammadiyah 3 Purwokerto. Kami berharap adik-adik tidak lagi merasa takut, melainkan tumbuh menjadi generasi muda yang sehat, peduli, dan siap menjadi pendonor sukarela di masa depan,” ujarnya.

Puncak kegiatan berlangsung Rabu (09/09/2026) sejak pagi hingga siang. Guru, staf karyawan, serta siswa yang memenuhi persyaratan kesehatan mengikuti donor secara bergantian. Sebelum proses donor, peserta menjalani pemeriksaan awal berupa screening tekanan darah dan kadar hemoglobin, kemudian mendapat pendampingan langsung dari tim medis PMI Banyumas.

Pembina PMR SMK Muhammadiyah 3 Purwokerto, dr. Dolphin, bersyukur kegiatan berjalan lancar sekaligus mengapresiasi kepedulian seluruh warga sekolah.

“Alhamdulillah, kegiatan donor darah hari ini berjalan dengan lancar. Terima kasih kepada Bapak/Ibu Guru, Karyawan, dan seluruh Siswa/Siswi SMK Muhammadiyah 3 Purwokerto yang sudah berpartisipasi. Antusiasme anak-anak yang mendonorkan darahnya hari ini sangat luar biasa. Semoga setiap tetes darah yang diberikan menjadi berkah, ladang pahala, dan membawa kesehatan untuk kita semua,” ungkapnya.

Bagi sebagian siswa, donor darah menjadi pengalaman kemanusiaan yang berkesan. Salah satu peserta mengaku sempat merasa tegang karena baru pertama kali mengikuti donor, namun rasa takut itu hilang setelah memperoleh edukasi dan pendampingan dari petugas medis.

“Awalnya sempat deg-degan karena ini pertama kalinya donor darah. Setelah mendapat sosialisasi dari PMI dan didampingi petugas medis, ternyata prosesnya cepat dan tidak seseram yang dibayangkan. Senang rasanya bisa ikut menyumbangkan darah untuk membantu sesama yang sedang membutuhkan,” tuturnya.

Melalui kegiatan tersebut, SMK Muhammadiyah 3 Purwokerto tidak hanya mengajarkan ilmu dan keterampilan kejuruan, tetapi juga menanamkan karakter kepedulian sosial kepada peserta didik melalui kegiatan PMR.

Bagi keluarga besar sekolah, donor darah bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan ikhtiar menumbuhkan jiwa kemanusiaan dan budaya berbagi sejak dini. Sebab, sebagaimana semangat kemanusiaan dalam ajaran Islam, membantu menyelamatkan kehidupan adalah amal yang memiliki nilai luhur.

Dari tangan yang ikhlas, darah mengalir. Dari setetes kepedulian, harapan kehidupan pun menyala.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *