Selapanan Al-Ittihaad 2, Merawat Kebersamaan Perjuangan Meneguhkan Pengabdian

0

RTNews. Banyumas || Di tengah sunyi Jumat malam (18/09/2026), ketika sebagian insan mulai melepas lelah, keluarga besar Madrasah Al-Ittihaad 2 Pasir Lor justru menyalakan lentera kebersamaan melalui Majelis Silaturrahmi Selapanan.

Tradisi yang telah istiqamah lebih dari empat dekade itu berlangsung pukul 22.00 WIB hingga 01.00 WIB, bertempat di salah satu rumah guru di Perumahan Griya Satria, Bantarsoka, Kecamatan Purwokerto Barat.

Kegiatan diikuti pengurus, kepala madrasah, guru dan tata usaha sebagai ikhtiar merawat ukhuwah sekaligus meneguhkan pengabdian.

Majelis diawali tawasul dan tahlil singkat yang dipimpin KH. M. Ali Sodikin (Mbah Sod), Ketua Pengurus Madrasah Al-Ittihaad 2 Pasir Lor. Doa dan kiriman Al-Fatihah ditujukan bagi para muassis, perintis serta keluarga besar madrasah yang telah menghadap keharibaan Allah SWT.

“Kita kirimkan Al-Fatihah, semoga menjadi cahaya kubur dan bukti cinta kita yang tak pernah lekang oleh zaman,” tutur Mbah Sod.

Dalam doanya, Mbah Sod memohon agar seluruh keluarga besar madrasah senantiasa dipersatukan dalam kebaikan.

“Ya Allah, lapangkan jalan kami. Satukan langkah kami. Jadikan madrasah ini ladang amal yang Engkau ridhoi.”

Dalam nasihatnya, Mbah Sod juga menyampaikan penghargaan kepada para pengurus, guru dan tata usaha yang selama ini mengabdi dengan penuh keikhlasan.

“Panjenengan semua, selaku pengurus, guru, tata usaha, telah mengabdi tanpa pamrih, tanpa bisyaroh. Namun sesungguhnya, setiap lelah dan senyap itu kelak bersuara di hadapan Allah. Menjadi saksi bahwa kita pernah berjuang.”

Pesan tersebut kemudian dikuatkan dengan hadis Rasulullah SAW tentang keutamaan orang yang beriman kepada beliau, serta kandungan QS Al-Qari’ah ayat 6–11 tentang berat-ringannya timbangan amal manusia di hadapan Allah SWT.

Sementara itu, Kepala Madrasah Ust. Jamil menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pengurus, guru, tata usaha, wali santri, tokoh agama, tokoh masyarakat serta seluruh pihak yang terus memberikan dukungan terhadap keberlangsungan madrasah.

Ust. Jamil juga menyampaikan laporan perkembangan kegiatan belajar mengajar (KBM) serta pelaksanaan PORSADIN tingkat Kabupaten 2026 yang telah diikuti keluarga besar madrasah. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut, menurutnya, berjalan lancar dan mendapat dukungan berbagai pihak.

“Kami sangat berterima kasih. Apa yang dilakukan panjenengan semua adalah amal jariyah dari ilmu yang bermanfaat. InsyaAllah akan berbuah ridho dan berkah dari Allah SWT,” ungkap Ust. Jamil.

Majelis kemudian diisi laporan bendahara, baik dari unsur pengurus maupun madrasah. Laporan keuangan disampaikan secara transparan sebagai bagian dari amanah dan keterbukaan pengelolaan bersama. Hingga pertemuan tersebut, tercatat saldo sekitar Rp64 juta an, yang disebut sebagai hasil sinergi, amanah dan kebersamaan.

Berikutnya, Ustadz Agus, selaku koordinator peserta arisan qurban jamaah Sholawat Nariyah, menyampaikan perkembangan kepesertaan program qurban.

“Alhamdulillah, sudah terdaftar 26 orang dari target 28 peserta qurban. Terima kasih kepada semua pihak,” tuturnya penuh syukur.

Diskusi kemudian berlanjut membahas berbagai agenda KBM cawu 2, termasuk kesiapan menghadapi imtihan yang direncanakan pada akhir Januari 2027.

Menjelang dini hari, majelis ditutup dengan doa, ramah tamah dan hidangan sederhana. Dalam hening malam itu, silaturrahmi terasa bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan ikhtiar menjaga bara pengabdian agar tetap menyala.

Madrasah Al-Ittihaad 2 Pasir Lor bukan sekadar bangunan tempat belajar. Ia adalah rumah perjuangan, tempat ilmu, doa, kebersamaan dan keikhlasan dipertemukan untuk melahirkan santri yang hebat, berdampak dan bermanfaat.

(Djarmanto-YF2DOI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *