MAPSI Kalibagor: Juara Boleh Diraih, Karakter Wajib Ditanam
RTNews. Banyumas – Juara bukan sekadar piala. Di balik setiap perlombaan, ada karakter, akhlak, dan semangat untuk menjadi pribadi yang bermanfaat.
Pesan itu mengemuka saat Lomba Mata Pelajaran dan Seni Islami (MAPSI) Kecamatan Kalibagor dibuka Pengawas PAI Siti Nur Hidayati (Inung) di Aula Korwilcam Dindik Kalibagor, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (24/09/2026).

Menyampaikan pesan Koordinator Korwilcam Dindik Kalibagor Hari Kartini Setyawati, Inung menegaskan, “Jadilah yang terbaik. Jika tidak bisa menjadi yang terbaik, minimal memiliki satu prestasi. Jika tidak punya prestasi, milikilah attitude yang baik, sehingga selalu menjadi teladan dan inspirator di sekitar.”
Pesan itu diperkuat Pengawas Sekolah Ari Dwi Atmojo. Menurutnya, MAPSI jangan hanya dipandang sebagai perlombaan, tetapi menjadi ruang untuk menginternalisasikan nilai-nilai agama, sehingga kompetensi dan karakter tumbuh bersama.
Ketua K3S Prapto Rujito menyatakan kesepahaman atas gagasan tersebut, sementara Ketua Panitia Kirsun menyampaikan apresiasi atas kolaborasi seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan.
MAPSI Kalibagor tahun ini mempertandingkan 13 cabang lomba di tiga lokasi, yakni Aula Korwilcam Dindik Kalibagor, SD Negeri 2 Kalibagor, dan SD Negeri Karangdadap.
Inung berharap kompetisi tersebut melahirkan generasi berprestasi sekaligus berkarakter. “Semoga dari sini lahir duta-duta terbaik yang mampu melanjutkan perjuangan ke tingkat Kabupaten, kemudian Provinsi,” harapnya.
Sebab, kemenangan sejati bukan hanya ketika nama disebut sebagai juara, tetapi ketika prestasi melahirkan akhlak, keteladanan, dan inspirasi bagi sesama.
Informasi diperoleh awak media langsung dari Pengawas PAI Siti Nur Hidayati.
(Redaksi)
