âĻ ððððð ððð ððððððððð â ðððð ðððð ððððð âĻ ððððððððð ððððð ðððððð ðððð ððððððð ððððð ðððððð ððððððððð ðððð âĒ ððððððððð âĒ ðððððððð âĒ ððððð ððððð ðððððð
ð ðððð ðððð
RTNews. BALI – Sebelum ada apa-apa, sudah ada Kasih.
Bukan aturan. Bukan syarat.
Cukup ada â seperti matahari yang terbit setiap pagi tanpa memilih siapa yang disinarinya.
Kamu ada di sini karena dikasihi.
Bukan karena kamu hebat.
Bukan karena kamu sempurna.
Tapi karena kamu berharga.
âïļ ðððð ððððððððððð ðððð
âïļ Matahari â Memberi tanpa memilih, tak pernah lelah, tak pernah meminta
ð§ Air â Mengalir, menyegarkan, membersihkan, tak pernah menolak siapa pun
ðą Tanah â Menerima apa adanya, menumbuhkan kehidupan dengan sabar
ð Gunung â Kokoh dan tenang, memberi kesuburan dalam diam
ðŽïļ Angin â Menghubungkan jarak, menyatukan yang terpisah
ð Samudra â Menyatukan pulau-pulau, bukan memisahkan kita
ðĄ Semesta memberi yang terbaik â secara gratis. Cukup kita jaga dan syukuri.
ð ðððð ððððððððð ðððððððððð ððððð
ðĄ ððĒ ððŪðĶððĄ
âĒ Senyum saat bertemu keluarga
âĒ Dengarkan sampai selesai berbicara
âĒ Ucapkan “terima kasih” dan “maaf” dengan tulus
ðķ ððĒ ððĒð§ð ðĪðŪð§ð ðð§
âĒ Sapa orang dengan ramah
âĒ Jaga kebersihan â ini rumah kita bersama
âĒ Bantu tanpa menunggu diminta
ðĪ ðððŦðĄððððĐ ðððŽððĶð
âĒ Hormati pendapat yang berbeda
âĒ Berbicara dengan lembut dan jujur
âĒ Berharap baik untuk semua orang, tanpa terkecuali
ðŋ ðððŦðĄððððĐ ððĨððĶ
âĒ Hemat air â setiap tetes berharga
âĒ Tanam sesuatu, sekecil apa pun
âĒ Berjalanlah dengan lembut di atas bumi
ðą Satu senyummu bisa mengubah hari seseorang. Mulai dari dirimu. Mulai hari ini.
ð ðððððð ððððð â ððððððððð ððððð
ðą Sadari â Kamu berharga apa adanya
ðļ Terima â Kamu cukup, kamu layak dikasihi
âĻ Jadilah â Cahaya kecil di lingkunganmu
ð Berbagi â Kasih bertambah saat dibagikan
ðïļ Bersatu â Kita semua satu keluarga besar
ðŦ ðððððð ðððððððð:
Bumi Subur âĒ Makmur âĒ Bahagia âĒ Menginspirasi âĒ Mensejahterakan âĒ Berkelanjutan âĒ Ekologi âĒ Selaras Kosmos
ðïļ ððððð ððððððð â ðððððð ðððð ðððððððð
Ketika ada yang bertanya, diragukan, bahkan dipertanyakan â itu bukan penolakan.
Itu adalah cermin yang mengajarkan kita untuk kembali jernih.
Air yang keruh akan jernih jika dibiarkan tenang.
Demikian pula hati dan pemahaman kita.
Kita belajar:
– â
Kesederhanaan adalah bahasa universal â kebenaran yang paling dalam selalu tampil paling sederhana
– â
Pertanyaan adalah jembatan, bukan tembok â keraguan mengajak kita memperjelas niat dan memurnikan nasihat
– â
Kita semua berjalan dengan kecepatan masing-masing â sabar adalah bagian dari kasih
– â
Cinta sejati bukan karena kedagingan â cinta karena jiwa mengenal jiwa, bukan karena keuntungan atau kelekatan
ðą ððððð ððððð â ððððð ððððððð: ððððððð ðððððððð ððð ðððððððð ðððððð
â Aku bukan pelaku. Aku adalah penyaksi. Hidupku adalah aliran â tempat kasih mengalir, menuju kebaikan yang lebih besar. â
Sadar, menyadari, berkesadaran â jiwa kita lahir kembali.
Kita bukan sumber kasih, kita adalah saluran kasih.
Terima kasih, karena kita diizinkan menjadi tempat berkat mengalir.
ð Kasih Karunia âĒ Kasih Setia âĒ Kasih Sayang âĒ Belas Kasih â semua ini mengalir melalui kita, untuk semua makhluk.
ð ððð§ðĢðððĒ ððĒðŦðĒ ðēðð§ð ðððĶððĪðĒð§ ððĒððŪðĐ
Bukan: “Bagaimana aku menjadi yang paling baik, paling pintar, paling sadar?”
Tetapi: “Bagaimana apa yang sudah ada di dalam diriku ini semakin hidup dengan jernih?”
– âĪïļ Kasih â menjadi kasih
– ð Kecerdasan â menjadi kebijaksanaan
– ðŠ Kekuatan â menjadi kebermanfaatan
– ðïļ Kebebasan â menjadi tanggung jawab
– âĻ Kesadaran â menjadi cara menjalani kehidupan
ð§ ððððð ðððððð â ðððððððððð ðððð ððððððð ððð ðððð
Kita tumbuh lengkap dan seimbang:
ð§ Pikir â jernih, terbuka, bijaksana
ðïļ Hati â lembut, tenang, peka
ðĪ Bersama â saling melengkapi, tidak sendirian
ðĻ Budaya â menghormati akar, menghargai kearifan leluhur
ð Cinta â tanpa syarat, tanpa pamrih, tanpa kelekatan
â Cinta bukan karena rupa, bukan karena keuntungan. Cinta hadir karena itu sifat jiwa yang sejati â memberi karena melimpah, bukan karena mengharap balasan. â
ðïļ ððððð ððððððð â ððððð ðððð ððððð
Kasih bukan hanya dirasakan â ia dijalankan:
âĻ Dalam Karya & Kerja â lakukan dengan tulus, ikhlas, dan bahagia. Setiap pekerjaan adalah persembahan yang indah.
ðĪē Dalam Berbagi â apa yang kau punya, bagikanlah. Senyum, waktu, perhatian, kebaikan â semua berharga. Berbagi bukan berarti kurang â itu tanda kau cukup untuk berbagi.
ð Dalam Doa â doakan orang tuamu, keluargamu, leluhurmu, semua yang kau kenal dan belum kau kenal. Semoga semua bahagia, semoga semua terbebas dari penderitaan. Ini kasih yang paling luas.
ðïļ Dalam Pelepasan â berikan kemerdekaan kepada semua. Tidak memiliki, tidak menguasai. Mengasihi dan melepaskan dengan damai. Karena semua adalah satu keluarga besar.
ð ððððð ðððððð â ðððð ðððð, ððððð ððððððð
ðŋ Jaga Alam â kita bukan pemilik bumi, kita penjaganya. Pohon, sungai, udara, hewan â semua berhak hidup dan dihormati.
ð° Hiduplah Sederhana â cukup itu berlimpah. Uang adalah arus energi, dialirkan untuk kebaikan, bukan ditimbun.
âïļ Adil untuk Semua â berpihak kepada yang lemah, yang kecil, yang terpinggirkan. Sejahtera untuk semua, bukan hanya sebagian. Bahagia bersama.
ðģ Hormati Akar â tumbuh maju, tapi tidak melupakan dari mana kita berasal. Budaya dan kearifan leluhur adalah cahaya yang menuntun langkah.
âŧïļ Hari Ini untuk Esok Hari â ambil secukupnya, kembalikan dengan baik. Jaga bumi ini agar anak cucu kita juga menemukan rumah yang indah dan utuh.
ðïļ ððððððð
â Matahari tidak memilih siapa yang disinarinya.
Hujan tidak memilih tanah mana yang disiraminya.
Kita juga tidak perlu memilih siapa yang pantas kita kasihi.
Damai di hati. Damai di bumi. Damai di semesta.
Kita satu rumah. Kita satu kasih. â ððâĻ
ðĨ ðððð ðððððð ðððð â Api Penyucian Hati, Cahaya Kesadaran Semesta ðĨ
â§ ðððððð ðððð â Cahaya Terang Bhumi Mataram â§
ęĶęĶŦęĶęͧęĶķęĶĐ â ęĶęĶēęĶŠęĶ ęĶžęĶŦęĶęĶĻęĶļęĶĐęĶķęĶĐęĶ ęĶŦęĶĐę§
ðŦ Bumi Subur âĒ Makmur âĒ Bahagia âĒ Menginspirasi âĒ Mensejahterakan âĒ Berkelanjutan âĒ Ekologi âĒ Selaras Kosmos ðŦ
â§ Jalani ini âĒ ðððððððððððð âĒ ððððððððððð âĒ ðððððððððððð â§
Diteruskan oleh Biyung AR,Bali
