Besok Menag Pimpin Istighatsah & Tabligh 10.000 Jamaah se-Jawa Timur

0
IMG-20260801-WA0051

RTNews. Surabaya – Kementerian Agama RI bersama Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) akan menggelar rangkaian kegiatan Bridging to International Grand Imams Conference (IGIC) 2026 di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Minggu (2/8/2026). Kegiatan ini menghadirkan dua agenda utama, yakni Seminar Nasional IGIC 2026 yang diikuti sekitar 500 peserta pada pukul 13.40–15.00 WIB, serta Istighatsah dan Tabligh Akbar yang diperkirakan dihadiri 10.000 jamaah dari berbagai daerah di Jawa Timur pada pukul 15.30–17.30 WIB.

Seminar Nasional mengangkat tema “Masjid Harmony: Religious Diplomacy and Global Peace” dengan menghadirkan narasumber dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, BNPT, perguruan tinggi, BAZNAS RI, dan PP IPIM.

Forum ini menjadi ruang dialog untuk memperkuat peran masjid sebagai pusat peradaban, penguatan moderasi beragama, serta diplomasi perdamaian di tingkat global.

Ketua Steering Committee (SC) IGIC 2026, Irjen Pol. Dr. M. Sabilul Alif, S.H., S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa rangkaian kegiatan ini merupakan langkah awal menuju penyelenggaraan International Grand Imams Conference 2026.

“Kami ingin menghadirkan semangat persatuan melalui masjid. Seminar menjadi ruang bertukar gagasan, sedangkan istighatsah dan tabligh menjadi momentum memperkuat ukhuwah serta doa bersama untuk Indonesia yang damai dan dunia yang harmonis,” ujarnya. 01/08/2026.

Memasuki sesi sore, kegiatan dilanjutkan dengan Hadrah, pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa, laporan Ketua SC, sambutan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur dan Gubernur Jawa Timur, kemudian Istighatsah yang dipimpin KH. Abdul Hamid, SH., M.Si., serta ditutup Tabligh Akbar oleh Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A.

Ketua Panitia IGIC 2026, H. Faried F. Saenong, Ph.D., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar membangun jejaring imam masjid dan tokoh agama untuk memperkuat nilai-nilai perdamaian.

“Kami berharap forum ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi melahirkan kolaborasi nyata dalam memperkuat fungsi masjid sebagai pusat edukasi, persaudaraan, dan perdamaian global,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Pelaksana, H. Mas’ud Halimin, M.Ag., memastikan seluruh persiapan teknis telah rampung.

“Panitia telah menyiapkan seluruh kebutuhan acara, mulai dari registrasi, pengaturan peserta, hingga koordinasi dengan berbagai pihak. Kami mengajak masyarakat Jawa Timur untuk hadir dan bersama-sama menyukseskan kegiatan ini sebagai bagian dari syiar Islam yang menyejukkan dan memperkuat persatuan bangsa,” tuturnya.

Kegiatan ini terbuka untuk umum dan diharapkan menjadi momentum kebangkitan peran masjid sebagai pusat persaudaraan, kemanusiaan, serta diplomasi perdamaian menuju International Grand Imams Conference (IGIC) 2026.

 

(ZL/Red)

Tinggalkan Balasan