Bongkar Dampak LGBT ke Kesehatan Remaja, PD Salimah Gelar Seminar, Jangan Tunggu Terlambat

0
IMG-20260803-WA0053

RTNews. Pesisir Barat – Pimpinan Daerah Persaudaraan Muslimah (PD Salimah) Kabupaten Pesisir Barat menggelar Seminar Edukasi bertema Memperkuat Karakter Remaja dalam Menyikapi Isu Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT), Senin, 3 Agustus 2026 di hotel Sunset Beach 2, Pekon Way Redak Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat.

 

Kegiatan dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh siswa SMPN 1 Pesisir Tengah, dilanjutkan doa yang dipimpin Ustadz Masmuzi, untuk seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan mendapat keberkahan.

Ketua PD Salimah Pesisir Barat, Maryuni Bahran, menegaskan isu LGBT merupakan persoalan serius yang menjadi tanggung jawab bersama.

“Penguatan karakter remaja harus dimulai dari keluarga, didukung dunia pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat. Tujuannya agar lahir generasi Pesisir Barat yang berakhlak mulia,” ujarnya.

Senada pada Sambutan Ketua TP PKK Kabupaten Pesisir Barat, Dian Hardiyanti.

Ia mengapresiasi PD Salimah atas terselenggaranya seminar ini. Ia juga mengajak orang tua, pendidik, dan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama membimbing anak melalui pendidikan karakter, kasih sayang, komunikasi yang baik, serta memperkuat keluarga sebagai benteng utama dalam melindungi generasi muda dari pengaruh lingkungan yang tidak sesuai nilai moral.

Seminar menghadirkan Nurul Hidayati, Dewan Pengawas Salimah Pusat sebagai pemateri utama. Ia memaparkan pentingnya penguatan karakter remaja melalui 5 poin, nilai-nilai agama, peran keluarga, komunikasi sehat orang tua-anak, pengawasan penggunaan gadget dan internet, serta pendidikan perilaku aman sebagai langkah preventif.

“Perlu sinergi keluarga, sekolah, organisasi masyarakat, dan pemerintah untuk membangun karakter generasi muda agar mampu menghadapi tantangan zaman sesuai nilai agama, Pancasila, dan norma yang berlaku di Indonesia,” jelasnya.

Terkait kesehatan,
Materi kesehatan disampaikan dr. Rina Aryani Arlan, yang memaparkan faktor kerentanan remaja, risiko kesehatan akibat perilaku menyimpang, pentingnya edukasi kesehatan berbasis fakta medis, pendampingan psikologis, literasi media, serta peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam melindungi remaja.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pesisir Barat, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, PPPA dan KB, serta Badan Kesbangpol Kabupaten Pesisir Barat.

Di akhir kegiatan, PD Salimah Pesisir Barat berharap terjalin komitmen bersama seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat pendidikan karakter remaja. Tujuannya untuk mewujudkan generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan mampu menghadapi tantangan sosial di masa depan.

 

(Yf)

Tinggalkan Balasan