Memanusiakan manusia, Gema revolusi adab dan cahaya rabbani dari SMP Perantara di HARDIKNAS 2026

0

RTNews. Banyumas – Di bawah langit Sabtu yang cerah, 2 Mei 2026, sebuah narasi besar tentang masa depan bangsa dikumandangkan. Kepala SMP Persada Insan Nusantara (Perantara) Tebuireng 17 Sokaraja, KH. Mohammad Husain, S.Pd., M.Si., menyampaikan orasi pendidikan yang menggetarkan jiwa di hadapan awak media. Bukan sekadar seremoni, momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun ini dijadikan pijakan untuk merefleksikan kembali hakikat pendidikan yang sejati, Memanusiakan Manusia.

Membangun peradaban dengan tangan dingin, Dalam penyampaiannya yang penuh semangat, Mohammad Husain menegaskan bahwa pendidikan adalah fondasi tunggal dalam membangun kejayaan bangsa. Beliau mengutip adagium populer bahwa untuk membangun bangsa, kita harus membangun sekolah, dan di dalam sekolah, jantung utamanya adalah ekosistem kelas.

“Di kelaslah, guru-guru dengan tangan dinginnya melakukan kerja-kerja langit melalui prinsip Asih, Asah, dan Asuh. Kita tidak hanya mencetak ahli sains, tapi mencetak manusia yang memiliki peradaban dan akhlakul karimah,” ujar beliau dengan nada puitis namun tegas.

Integritas di atas teknologi, Di tengah gempuran teknologi masa depan, SMP Perantara mengambil posisi yang berani. Mohammad Husain menekankan bahwa ilmu tanpa adab adalah kekosongan.

“Ilmu yang dibalut dengan adab membangun integritas yang jauh lebih penting daripada sekadar penguasaan teknologi. Peradaban butuh hati yang saling memanusiakan,” tambahnya.

Visi besar ini dituangkan dalam kurikulum yang membentuk Generasi Rabbani, cakap secara intelektual, mandiri secara tindakan, namun tetap tunduk pada nilai-nilai spiritual.

Pesan kebangsaan dan harapan, Menutup pertemuannya dengan awak media, beliau menyampaikan pesan menyentuh untuk seluruh elemen pendidikan,

“Pendidikan bukan hanya tentang belajar di kelas, tetapi tentang membentuk karakter, menumbuhkan mimpi, dan menciptakan masa depan yang lebih baik.”

Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru, tenaga pendidik, serta orang tua yang terus menjadi tiang penyangga dalam perjalanan pendidikan anak bangsa.

“Mari terus semangat belajar, berkarya, dan menginspirasi. Bersama pendidikan, kita tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak, dan siap menghadapi masa depan.” pungkasnya dengan penuh optimisme.

Bergerak bersama, lanjutkan merdeka belajar!. Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026

(Kontributor //Djarmanto-YF2DOI//Redaksi)

Tinggalkan Balasan