Mahasiswa KUKERTA Universitas Riau Edukasi Bahaya Bullying dan Narkoba di SMPN 01 Kubu Babussalam
RTNews. Rokan Hilir – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau Tahun 2026 menggelar Sosialisasi Anti Bullying dan Anti Narkoba di SMP Negeri 01 Kubu Babussalam, Senin (20/7/2026). Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Pengabdian KUKERTA Berdampak UNRI ini diikuti 44 siswa-siswi kelas IX dan bertujuan membangun karakter pelajar yang berani menolak bullying serta penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan berlangsung di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Muhammad Andri Kurniawan. Pihak sekolah menyambut baik pelaksanaan sosialisasi tersebut karena dinilai sangat relevan bagi siswa yang sedang memasuki masa remaja sebagai fase penting dalam pembentukan karakter dan kepribadian.
Materi anti bullying disampaikan oleh Fitria Hardisti dan Anestia R. Uli Lumban Gaol. Keduanya menjelaskan pengertian bullying, berbagai bentuknya, mulai dari bullying fisik, verbal, sosial hingga cyberbullying, serta dampak buruk yang ditimbulkan bagi korban, pelaku, maupun lingkungan sekolah.
Selain itu, para siswa diajak membangun budaya saling menghormati, berani mengatakan “stop” terhadap tindakan bullying, serta tidak ragu melaporkan kejadian tersebut kepada guru atau pihak sekolah apabila melihat maupun mengalaminya.
Selanjutnya, materi bahaya narkoba disampaikan oleh Alwi Sihab dan Fila Rojita. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa penyalahgunaan narkoba dapat merusak kesehatan fisik, mengganggu kondisi mental, menghancurkan kehidupan sosial, hingga mengancam masa depan generasi muda.
Para pemateri juga mengajak siswa untuk berani menolak setiap ajakan menggunakan narkoba, memilih lingkungan pergaulan yang positif, serta mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat seperti belajar, berolahraga, mengikuti organisasi, maupun kegiatan keagamaan dan sosial.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti seluruh rangkaian sosialisasi dengan antusias. Hal itu terlihat dari keaktifan siswa dalam berdiskusi, menjawab pertanyaan, serta menyampaikan pendapat pada sesi tanya jawab.
Mahasiswa KUKERTA Universitas Riau berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran siswa terhadap bahaya bullying dan narkoba, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang sehat, berkarakter, berprestasi, serta mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari berbagai perilaku negatif.
Keberhasilan kegiatan ini merupakan hasil kerja sama seluruh anggota Kelompok KUKERTA Universitas Riau di Kepenghuluan Rantau Panjang Kiri Hilir, yaitu Natan Christofel Simanjuntak, Alwi Sihab, Aulia Andini, Fitria Hardisti, Anneta Theopilia Purba, Anestia R. Uli Lumban Gaol, Yuristio Paguh Admaja Purba, Ragil Ananda Zetha, Luthfiya Aqila Safara, dan Fila Rojita yang bersama-sama menyukseskan pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat tersebut.
(ROZI)
