Ibunda dr. H. Aris Sugiri Wafat, Takmir Masjid Baiturrohim Iringi dengan Doa dan Air Mata

0
IMG-20260804-WA0020

RTNews. Kebumen || Suasana haru dan syahdu menyelimuti rumah duka di Desa Winong RT 001 RW 002, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah Senin malam (03/08/2026).

Innalillahi wa inna illaihi raji’un, Kabar wafatnya Hj. Salbiyah binti Ahmad Salim, ibu kandung dari dr. H. Aris Sugiri, mengundang duka mendalam dari keluarga, kerabat, jamaah, dan masyarakat yang mengenalnya sebagai sosok ibu yang penuh kasih dan keteladanan.

Almarhumah meninggal dunia pada Senin sore (03/08/2026) pukul 16.00 WIB di rumah duka.

Jenazah almarhumah direncanakan akan dimakamkan pada Selasa (04/08/2026) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Rentul, Kecamatan Bonorowo, Kabupaten Kebumen, sekitar 7–8 kilometer dari rumah duka.

Sebagai bentuk kepedulian dan ukhuwah Islamiyah, rombongan perwakilan Takmir Masjid Baiturrohim Perumahan Griya Satria Bantarsoka, Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas, berangkat menuju Kebumen menggunakan mobil HiAce pada pukul 20.00 WIB dari halaman Masjid. Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Takmir, Ust. H. Singgih Gunarso, didampingi sekretaris, bendahara, beberapa seksi takmir, serta tokoh masyarakat.

Rombongan tiba di rumah duka sekitar pukul 22.15 WIB dan langsung mengambil air wudu, kemudian melaksanakan salat jenazah yang diimami oleh Ust. H. Singgih Gunarso, dilanjutkan doa bersama untuk almarhumah.

Kehadiran mereka disambut langsung oleh dr. H. Aris Sugiri, didampingi istri, adik-adik kandung, keluarga besar, tetangga, dan sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Dalam suasana penuh haru, Ust. H. Singgih Gunarso menyampaikan belasungkawa yang mendalam.

“Atas nama Takmir, jamaah Masjid Baiturrohim, dan seluruh warga Perumahan Griya Satria, kami menyampaikan sungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran, keikhlasan, dan kekuatan iman. Kami juga mendoakan semoga almarhumah diampuni segala dosanya, dilapangkan kuburnya, Husnul Khatimah dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT, dengan segala Kemuliaan dari-NYA.” tegasnya.

Sementara itu, dr. H. Aris Sugiri menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan doa yang diberikan.

“Terima kasih atas segala kebaikan, perhatian, doa, dan ucapan belasungkawa dari Bapak/Ibu semua. Semoga Allah SWT membalas seluruh kebaikan panjenengan dengan pahala yang berlipat. Kehadiran Ketua dan pengurus Takmir malam ini semoga dicatat sebagai amal ibadah di sisi Allah SWT,” ujarnya dengan suara penuh haru.

Dari informasi yang diperoleh awak media di lokasi, suasana duka malam itu terasa begitu khidmat. Air mata, pelukan persaudaraan, dan lantunan doa menyatu dalam keheningan malam, menghadirkan kekuatan batin bagi keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran rombongan takmir bukan sekadar kunjungan belasungkawa, tetapi juga wujud nyata kepedulian, persaudaraan, dan cinta sesama muslim.

Diketahui, dr. H. Aris Sugiri merupakan tokoh masyarakat Perumahan Griya Satria Bantarsoka, pengurus Takmir Masjid Baiturrohim, dan sehari-hari menjabat sebagai Kepala Puskesmas Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Di penghujung malam yang penuh duka itu, doa-doa terus dipanjatkan agar almarhumah memperoleh husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta keberkahan.

Sebab dalam keyakinan orang-orang beriman, air mata yang jatuh karena cinta dan doa yang terucap dengan tulus adalah cahaya yang akan mengiringi perjalanan seorang hamba menuju rahmat Allah SWT, Bisiril Al-Fatihah. Aamiin 🤲🏻

(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *