Anggota DPRD Kalsel HM.Rosehan Soroti Gelapnya Jalan Lingkar Selatan: Sebagian Tak Ada PJU
RTNews. KALSEL – ONDISI minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) di ruas Jalan Gubernur Soebarjo Lingkar Selatan kembali menjadi sorotan. Anggota (DPRD) Kalimantan Selatan dari Komisi III, HM Rosehan NB, SH, mengaku sangat kecewa setelah melihat langsung kondisi jalan tersebut pada malam hari. Kekecewaan itu disampaikan Rosehan melalui sebuah video yang dikutip. Radartelusurnews.com Dalam video tersebut, ia merekam suasana jalan pada Jumat malam, 4 September 2026.
Saya pada hari Jumat malam tanggal 4 September 2026 melihat nyata bahwa Jalan yang menghubungkan KM 20 Liang Anggang Kota Banjarbaru dengan Pelabuhan Trisakti Banjarmasi.
Mantan Wakil Gubernur Kalsel ini menyebut , dimana sepanjang Bundaran Liang Anggang Kota Banjarbaru sampai Tatah Layap Kabupaten Banjar tidak ada sama sekali (PJU) nya, tetapi setelah masuk area Kota Banjarmasin (PJU) nya sudah ada, ujar Rosehan dalam rekaman itu.
Politisi PDIP tersebut menyebut kondisi ini sangat menyedihkan. Menurutnya, sebagian jalan yang merupakan jalur vital penghubung dua kabupaten kota itu tidak hanya gelap, tetapi juga tidak tersedia tiang untuk pemasangan lampu.
Ini sangat menyedihkan karena tidak ada lampu penerangan jalan, Penerangan Jalan Umum, tiang nya pun tidak ada. Ini hanya diterangi lampu mobil yang lewat saja, lanjutnya.
Rosehan menilai kondisi ini sangat ironis. Pasalnya, Jalan Gubernur Soebarjo Lingkar Selatan merupakan jalan nasional yang setiap hari dilalui ribuan kendaraan, mulai dari kendaraan besar seperti truk kontainer dan trailer menuju Pelabuhan Trisakti, hingga kendaraan kecil milik warga.
Melihat kondisi jalanan ini sebagian tidak ada (PJU) tidak ada tiang listrik, sangat ironis. Jalan nasional yang banyak sekali kendaraan yang lewat, baik besar maupun yang kecil, sangat gelap, tegasnya.
Kurangnya penerangan di jalur tersebut dinilai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada malam hari dan saat cuaca hujan. Minimnya visibilitas juga dikhawatirkan rawan terhadap tindak kriminalitas.
Melihat kondisi tersebut, Rosehan berharap Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perhubungan segera mengambil langkah. Ia secara khusus meminta agar pengadaan (PJU) di sebagian ruas jalan itu masuk dalam perencanaan anggaran.
Mudah – mudahan pihak Dishub Kalsel mengagendakan pembiayaan di tahun 2027 nanti untuk (PJU) di sepanjang jalan Lingkar Selatan,” harapnya.
Di akhir pernyataannya, Rosehan juga mengajak seluruh pihak untuk memberi perhatian lebih terhadap infrastruktur dasar yang menyangkut keselamatan masyarakat.
Mudah – mudahan ini bisa menjadi perhatian kita semuanya, pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel terkait rencana pemasangan (PJU) di Jalan Lingkar Selatan.
(Herman Soetiady)
