Menjaga Marwah IKASMANSA, Lintas Angkatan Menguatkan Musyawarah
RTNews. Purwokerto || Silaturahmi lintas angkatan alumni SMA Negeri 1 Purwokerto (IKASMANSA) digelar di Umaeh Inyong, Lingkungan Hetero Space Purwokerto, Banyumas, Sabtu (12/09/2026),
Kegiatan digelar sebagai ruang mempererat persaudaraan sekaligus menyerap aspirasi terkait keberlanjutan organisasi.
Rangkaian acara pandu oleh MC Anna Kartika, Gendu-gendu rasa dipimpin Heru Priyanto, forum diikuti alumni lintas generasi, dari angkatan 1961 hingga 2005 yang hadir.
Seluruh peserta diberi kesempatan menyampaikan pandangan, termasuk Dewan Pengawas.
Pembahasan mengemuka menyusul persoalan hukum yang melibatkan Ketua Umum IKASMANSA periode 2026–2030, Norman Arie Prayogo, setelah dikabarkan terseret OTT KPK pada awal masa kepengurusan, sebelum pelantikan.
Alumni menilai kondisi tersebut perlu disikapi melalui mekanisme organisasi dengan tetap menghormati asas praduga tak bersalah.
Alumni angkatan 1991, Mikael Anton Hanibal, menegaskan pentingnya menjaga marwah organisasi.
“Kita prihatin karena ini menyangkut marwah lembaga IKASMANSA. Mestinya marwah lembaga harus dijaga,” ujarnya.
Mikael menyampaikan Dewan Pengawas telah memberikan rekomendasi tertulis mengenai kemungkinan Rembug Ageng Luar Biasa (RALB), maksimal enam bulan, sementara di internal Dewan Pengurus masih terdapat perbedaan pandangan.
Sebaliknya, Nur Prahoro, alumni angkatan 1990, mengingatkan agar keputusan tidak tergesa-gesa dan seluruh proses tetap berpedoman pada AD/ART.
“Kalau memang semua punya kehendak atau karsa, silakan. Tetapi AD/ART harus menjadi acuannya,” tegasnya.
Perwakilan Asa Sedesa juga menegaskan dukungan terhadap RALB, sepanjang ditempuh secara demokratis dan konstitusional, bukan sebagai bentuk penghakiman terhadap individu, serta tetap menghormati proses hukum dan asas praduga tak bersalah.
Pada akhirnya, forum menjadi ikhtiar bersama untuk menjaga IKASMANSA sebagai rumah besar alumni: merawat persaudaraan, membuka ruang musyawarah, dan mencari jalan terbaik bagi marwah serta keberlanjutan organisasi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media dilokasi, salah satunya dari Dian Katrika (Dince), alumni SMAN 1 Purwokerto angkatan 1992, usai kegiatan, silaturahmi tersebut merupakan ruang penyerapan aspirasi lintas angkatan untuk memperkuat komunikasi dan mencari solusi terbaik bagi IKASMANSA, dengan seluruh langkah selanjutnya diharapkan tetap berpijak pada AD/ART, musyawarah, kepentingan organisasi, serta asas praduga tak bersalah.
(Redaksi)
