Keluarga Bani Mas’ud Gelar Maulid Nabi 1448 H Walikota Balikpapan Dr.H.Rahmad Mas’ud S.E.,M.E., mengajak masyarakat memperkokoh silaturahmi antara pemerintah dan tokoh agama

0
IMG-20260921-WA0045

RTNews. BALIKPAPAN – Keluarga besar Bani Mas’ud menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di kediaman keluarga Bani Mas’ud, Gang Batu Arang, Kampung Baru, Balikpapan Barat, Minggu (20/9/2026).

 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Timur Rudi Mas’ud, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur Hasanuddin Mas’ud, Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud, Serta keluarga besar Bani Mas’ud dan sejumlah tokoh masyarakat, ulama, serta warga Balikpapan.

Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlak dan kehidupan beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua DPRD Kalimantan Timur Dr.H.Ir.H.Hasanuddin Mas’ud S.Hut.,M.E., dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk lebih mengenal sosok Rasulullah SAW, mulai dari akhlak, kehidupan keluarga, hingga keteladanan beliau sebagai pemimpin.
Hasanuddin juga menceritakan sejumlah kisah mengenai peninggalan Rasulullah SAW yang hingga kini masih menjadi bagian dari sejarah Islam, seperti pedang, pakaian, rambut, dan janggut Nabi yang tersimpan di sejumlah tempat, termasuk museum di Turki.

Menurut dia, mengenal Rasulullah tidak cukup hanya dengan memperingati hari kelahirannya setiap tahun. Namun, umat Islam juga perlu memahami bagaimana Rasulullah menjalani kehidupan sebagai pemimpin, ayah, suami, dan teladan bagi umat.
“Bagaimana kita tidak cinta kepada Rasulullah kalau kita tahu sejarahnya, bagaimana Nabi menjadi pemimpin perang dan bagaimana menjadi seorang ayah dan seorang suami,” ujar Hasanuddin dalam sambutannya.
Ia berharap kegiatan Maulid Nabi yang rutin digelar keluarga Bani Mas’ud setiap tahun dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk semakin mengenal karakter dan kehidupan Rasulullah SAW.

“Semoga nanti kita lebih mengenal Nabi, bagaimana karakter Nabi, bagaimana Nabi itu hidup,” katanya.
Rudi Mas’ud: Maulid Nabi Harus Jadi Momentum Meneladani Rasulullah
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur Dr.H.Rudi Mas’ud,S.E.,M.E., mengatakan peringatan Maulid Nabi tidak sekadar mengenang kelahiran Rasulullah SAW.
Menurutnya, nilai utama dari peringatan tersebut adalah mengambil keteladanan Rasulullah, terutama dalam hal kejujuran dan amanah.
“Bicara tentang Maulid, tentunya tidak hanya mengenang kelahiran Baginda Rasulullah SAW, tetapi lebih daripada itu banyak yang harus bisa kita teladani,” kata Rudi.
Ia menilai sifat jujur dan amanah yang dicontohkan Rasulullah juga penting diterapkan oleh para pemimpin dalam menjalankan amanah masyarakat.
Rudi juga menyampaikan kabar mengenai prestasi kafilah Kalimantan Timur dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat nasional yang berlangsung di Jawa Tengah.
Ia menyebut prestasi tersebut menjadi bukti bahwa anak-anak Kalimantan Timur memiliki kesempatan untuk bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Rudi mengatakan pemerintah Provinsi Kalimantan Timur juga memberikan perhatian terhadap sektor pendidikan. Ia menyebut anggaran pendidikan yang disiapkan Pemprov Kaltim mencapai sekitar Rp1,37 triliun.
“Jangan sampai anak-anak kita tidak sekolah. Pendidikan adalah salah satu yang mampu memutus rantai kemiskinan dan kebodohan,” ujarnya.
Menurut Rudi, pembangunan sumber daya manusia menjadi bagian penting agar masyarakat Kaltim ke depan mampu mengelola potensi sumber daya alam yang dimiliki daerah.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus membumikan Al-Qur’an di Kalimantan Timur. Menurutnya, prestasi dalam berbagai ajang keagamaan harus diiringi dengan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Bagaimana membumikan Al-Qur’an ini di Kalimantan Timur agar negeri kita ini selalu diberkahi,” katanya.
Rahmad Mas’ud Apresiasi Warga Balikpapan Barat
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud turut menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Bani Mas’ud dan masyarakat Balikpapan Barat yang terus mendukung berbagai kegiatan keagamaan dan sosial.
Rahmad mengatakan kegiatan seperti peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara keluarga, tokoh agama, pemerintah dan masyarakat.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada warga yang selama ini terus memberikan dukungan dan doa kepada pemerintah dalam menjalankan amanah.
“Kami berterima kasih dan mohon maaf. Mudah-mudahan apa yang dititipkan Allah kepada kita bisa selalu bermanfaat untuk kita semua,” ujarnya.

Rahmad berharap semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat terus dijaga, khususnya dalam membantu warga yang membutuhkan.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut kemudian dilanjutkan dengan tausiah oleh Ustaz Das’ad Latif.

 

(Melly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *