Gelar Pasukan Operasi Aman Desa Candi 2026, Polresta Cilacap Siap Amankan Pilkades Serentak Tahap I
Cilacap. Radartelusurnews.com || Dalam rangka mendukung Kegiatan Pilkades Serentak Tahap I Tahun 2026, Polresta Cilacap menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Aman Desa Candi 2026 di Lapangan Apel Polresta Cilacap, Senin (19/10/2026).
Apel dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cilacap, pejabat utama Polresta Cilacap, para Kapolsek jajaran, serta perwakilan instansi terkait.
Dalam amanatnya, Kapolresta Cilacap menegaskan bahwa pengamanan Pilkades harus dipersiapkan secara matang mengingat pemilihan akan berlangsung di 48 desa yang tersebar di 16 kecamatan. Setiap wilayah memiliki karakteristik dan tingkat kerawanan berbeda sehingga membutuhkan pola pengamanan yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
“Apel gelar pasukan ini bukan hanya untuk mengecek kesiapan personel, sarana prasarana, dan kelengkapan pengamanan, tetapi juga untuk menyatukan tekad, menyamakan persepsi, serta memperkuat koordinasi dalam menjamin keamanan masyarakat selama proses demokrasi di tingkat desa,” tegasnya.
Kapolresta mengingatkan bahwa kedekatan hubungan sosial, kekeluargaan, dan kekerabatan di lingkungan desa dapat memicu perselisihan apabila perbedaan pilihan tidak disikapi dengan baik. Potensi gangguan yang perlu diantisipasi meliputi konflik antarcalon dan pendukung, intimidasi terhadap pemilih, politik uang, penyebaran berita bohong, ujaran kebencian, hingga provokasi yang dapat mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Karena itu, Kapolsek dan Bhabinkamtibmas diminta melakukan pemetaan kerawanan secara detail, membangun komunikasi dengan para calon kepala desa beserta tim pendukung, serta mengedepankan langkah pencegahan sebelum permasalahan berkembang menjadi konflik yang lebih luas.
Kapolresta juga menekankan agar seluruh personel memastikan kesiapan perlengkapan, sarana komunikasi, kendaraan operasional, dan dukungan logistik. Setiap anggota harus memahami lokasi penugasan, sasaran pengamanan, serta cara bertindak apabila terjadi perkembangan situasi yang membutuhkan penanganan segera.
“Pengamanan Pilkades tidak berhenti setelah pemungutan dan penghitungan suara selesai. Seluruh rangkaian tahapan, termasuk pengamanan dokumen hasil pemilihan dan antisipasi terhadap ketidakpuasan pihak yang belum menerima hasil, harus dipastikan berjalan aman sesuai mekanisme yang berlaku,” lanjutnya.

Dalam pelaksanaan tugas, Kapolresta menegaskan bahwa netralitas Polri merupakan prinsip yang tidak dapat ditawar. Personel dilarang memihak atau memberikan dukungan kepada calon tertentu, termasuk melakukan tindakan yang dapat menimbulkan persepsi keberpihakan di tengah masyarakat.
“Tugas kita bukan memenangkan calon tertentu, tetapi menjamin seluruh proses pemilihan berlangsung aman, tertib, adil, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Kapolresta.
Ia juga meminta seluruh personel mengedepankan pendekatan humanis, menjaga sikap dan integritas, tidak mudah terpancing provokasi, serta tetap tegas terhadap setiap tindakan yang melanggar hukum. Pengamanan harus dilakukan secara profesional dan terukur dengan tetap mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.
Selain kesiapan personel, sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, pemerintah kecamatan dan desa, Satpol PP, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, Linmas, panitia Pilkades, serta seluruh pemangku kepentingan juga menjadi perhatian. Koordinasi yang baik diperlukan agar setiap unsur memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Kapolresta berharap seluruh pihak yang terlibat dapat menjaga suasana kondusif selama dan setelah pelaksanaan Pilkades. Calon yang terpilih diharapkan mampu merangkul seluruh elemen masyarakat, sementara pihak yang belum memperoleh kemenangan diharapkan menerima hasil sesuai mekanisme yang berlaku.
“Keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari kelancaran pemungutan suara, tetapi juga dari kemampuan kita menjaga stabilitas keamanan, melindungi hak masyarakat, mencegah konflik, dan memelihara persatuan. Jangan sampai perbedaan pilihan merusak hubungan kekeluargaan maupun menghambat pembangunan desa,” pesannya.
Melalui Operasi Kepolisian Aman Desa Candi 2026, Polresta Cilacap bersama seluruh unsur terkait berkomitmen mewujudkan Pilkades Serentak Gelombang I di Kabupaten Cilacap yang aman, tertib, lancar, demokratis, dan bermartabat, sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan serta pelayanan terbaik.
(warto)
