Danrem 071/Wijayakusuma Tekankan Manfaat Nyata, Progres Bakti TNI AD untuk Rakyat di Banyumas-Kebumen Terus Dikebut
Banyumas. Radartelusurnews.com || Program Bakti TNI AD untuk Rakyat Tahun Anggaran 2026 di wilayah Korem 071/Wijayakusuma terus menunjukkan progres signifikan. Hingga Selasa (20/10/2026), pembangunan jalan rabat beton di Desa Sawangan, Kecamatan Ajibarang, Banyumas, telah mencapai 69 persen atau sepanjang 563 meter dari total sasaran 815 meter.
Sementara itu, jalan rabat beton di Desa Gumelar Lor, Kecamatan Tambak, Banyumas, dengan sasaran 120 meter x 2,5 meter x 15 cm, telah rampung 100 persen. Di Kabupaten Kebumen, jalan di Desa Tirtomoyo, Kecamatan Poncowarno, sepanjang 700 meter kini mencapai 62 persen.
Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Sidik Wiyono, S.H.,M.Tr.(Han.) menegaskan,” program ini harus memberikan manfaat nyata yang bisa langsung dirasakan masyarakat”.
“Bakti TNI AD untuk Rakyat harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, setiap sasaran perlu dikerjakan secara terencana, mengutamakan kualitas, serta melibatkan unsur terkait dan masyarakat agar hasil pembangunan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan,” tegas Danrem.
Dibuka Gubernur Jateng, Ditarget Rampung Desember 2026
Program ini secara resmi dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol. (Purn.) Drs. Ahmad Luthfi, S.H.,S.St.M.K. pada Jumat (16/10/2026) di Alun-Alun Banyumas. Pembukaan dihadiri Irdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Denny Marantika mewakili Pangdam IV/Diponegoro. Program dijadwalkan berlangsung hingga 16 Desember 2026 di dua kabupaten: Banyumas dan Kebumen.
Progres di Banyumas
Di wilayah Kodim 0701/Banyumas, selain jalan Sawangan capai 69 persen dan Gumelar Lor 100 persen, pembangunan dua talud sepanjang 125 meter dan 25 meter serta drainase 80 meter juga telah rampung 100 persen. Dari 5 titik plat beton, 3 titik selesai, 2 titik lainnya masing-masing 55 dan 62 persen.
Pekerjaan lain meliputi pembangunan 10 jembatan dan 30 titik sumur bor, rehabilitasi 105 unit RTLH, 31 jambanisasi, revitalisasi 4 sekolah, 6 tempat ibadah, 4 panti asuhan, dan makam Mbah Kalibening. Untuk RTLH, dua sasaran sudah mulai dikerjakan masing-masing 5 persen.
Untuk bakti sosial, operasi bibir sumbing, donor darah, sunatan massal, nikah massal, bantuan kursi roda, kruk, walker, dan bazar murah telah 100 persen. Penyaluran sembako baru 50 persen. Kodim 0701/Banyumas juga menyalurkan 10.000 liter air bersih di Desa Sudagaran, Banyumas.
Progres di Kebumen
Di Kebumen, selain desa Tirtomoyo 62 persen, dua jalan lain di Desa Jemur (220 meter) dan Desa Pekuncen (400 meter) belum mulai. Program mencakup 12 jembatan, 50 sumur bor, 45 RTLH, 20 MCK, 4 sekolah, 4 tempat ibadah, 1 panti asuhan, dan area parkir makam leluhur di Desa Pekuncen.
Hingga 20 Oktober, sumur bor di Desa Triwarno, Kutowinangun, baru 25 persen, dan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Fatkhulloh warga Desa Sikayun kecamatan Buayan capai 40 persen.
Kegiatan sosial di Kabupaten Kebumen meliputi pengobatan gratis target 1.000 orang (baru 20 persen), operasi bibir sumbing 1 orang, 5 kaki palsu, dan 1 kursi roda yang semuanya sudah 100 persen.
Kegiatan ini melibatkan 450 personel di Banyumas dan 103 personel gabungan TNI, Pemda, Linmas, dan masyarakat di Kebumen.
(warto)
