Masjid Baiturrohim GSB Tebar Kasih, Musafir Menginap Gratis Penuh Berkah
RTNews. Banyumas || Masjid Baiturrohim Perumahan Griya Satria (GSB), Kelurahan Bantarsoka, Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, kembali meneguhkan jati dirinya sebagai masjid yang memakmurkan umat.
Mulai Sabtu pagi (25/07/2026), Ketua Takmir Ust. H. Singgih Gunarso menyampaikan melalui grup WhatsApp Takmir dan Jamaah, serta mengajak untuk membagikan informasi tersebut ke grup RW dan RT sekitar, bahwa masjid kini menyediakan penginapan gratis bagi musafir, terutama pencari kerja, calon mahasiswa yang mengikuti tes, dan masyarakat yang membutuhkan tempat singgah sementara.
“Masjid harus semakin memberi manfaat bagi umat. Karena itu kami menyiapkan tempat istirahat gratis di lantai dua bagi musafir yang membutuhkan. Semoga menjadi ladang ibadah dan keberkahan bagi semuanya,” tegas Ust. H. Singgih Gunarso.
Ia menambahkan, layanan ini tidak dipungut biaya dengan ketentuan tamu wajib melapor kepada pengurus, menunjukkan identitas, menjaga kebersihan, ketertiban, keamanan, mengikuti tata tertib masjid, dan masa menginap maksimal tiga hari.
Tokoh masyarakat dr. H. Aris Sugiri mengapresiasi terobosan tersebut.
“Program ini sangat mulia. Agar pelayanan semakin profesional dan berkelanjutan, sebaiknya dilengkapi SOP maupun SK Takmir sehingga memiliki dasar yang jelas, valid, dan mampu memberikan pelayanan maksimal sesuai tujuan,” ujarnya.
Sejumlah Ketua RW dan Ketua RT di lingkungan Griya Satria Bantarsoka yang dikonfirmasi awak media juga menyatakan dukungan penuh. Mereka mendoakan agar Allah SWT senantiasa melimpahkan ridha dan keberkahan kepada seluruh pengurus dan jamaah.
“Semoga Masjid Baiturrohim menjadi masjid yang hebat, berdampak luas, dan menghadirkan manfaat di setiap denyut aktivitasnya sebagai pusat ibadah, dakwah, pendidikan, dan pelayanan sosial bagi masyarakat,” ungkap mereka.
Masjid Baiturrohim sendiri dikenal memiliki tata kelola yang kuat dengan berpedoman pada AD/ART, melayani seluruh umat Islam tanpa membedakan golongan, serta mengikuti keputusan pemerintah dalam penetapan hari besar keagamaan dan Hari Raya.
Kepengurusan Takmir dipilih melalui musyawarah jamaah setiap empat tahun sekali, mencerminkan semangat kebersamaan dan demokrasi.
Untuk diketahui jejak kepemimpinannya pun melahirkan banyak tokoh.
Salah satu Ketua Takmir pada awal berdirinya masjid sekitar tahun 2000-an adalah Dr. KH. Ibnu Asaddudin, yang kini dipercaya sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas.
Sejumlah mantan Ketua Takmir lainnya juga hingga kini mengemban amanah sebagai pengurus dan takmir di berbagai masjid di Kabupaten Banyumas, menjadi bukti bahwa Masjid Baiturrohim terus melahirkan kader-kader pelayan umat yang membawa manfaat bagi masyarakat luas.
(**)
