PLIP Kecamatan Ciomas dan FKRL Kecamatan Ciomas Kunjungi Bank Sampah Kampung Duren, Berikan Edukasi Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi
RTNews. Bogor – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah berbasis lingkungan, Pendamping Lingkungan Hidup (PLIP) Kecamatan Ciomas bersama Forum Kampung Ramah Lingkungan ( FKRL) Kecamatan Ciomas melaksanakan kunjungan ke Bank Sampah Kampung Duren, yang berlokasi di Kampung Duren RT 04 RW 06, Desa Ciomas, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, pada Sabtu, 25 Juli 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh PLIP Kecamatan Ciomas, FKRL Kecamatan Ciomas beserta Pengurus FKRL , anggota BPD Desa Ciomas, Ketua RW 06 beserta para Ketua RT, pengurus Bank Sampah Kampung Duren, serta warga masyarakat yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.
Dalam sambutannya, Yeni Mulyaningsih selaku Ketua FKRL Kecamatan Ciomas menyampaikan berbagai pengalaman dan keberhasilan KRL yang dipimpinnya dalam mengelola sampah . Berbekal pengalaman serta sejumlah penghargaan yang telah diraih, ia memberikan edukasi mengenai tata cara pemilahan sampah sejak dari rumah, pengelolaan bank sampah, hingga bagaimana sampah yang selama ini dianggap tidak bernilai dapat diolah menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada fasilitas, tetapi juga pada kesadaran, kedisiplinan, dan kerja sama seluruh warga. Ia mengajak masyarakat untuk mulai membiasakan memilah sampah organik dan anorganik, sehingga volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir dapat berkurang secara signifikan.
“Apabila masyarakat mampu mengelola sampah dengan baik, maka lingkungan akan menjadi lebih bersih, sehat, nyaman, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga melalui Bank Sampah,” jelas Yeni Mulyaningsih.
Sementara itu, Ujang Wisesa selaku tuan rumah sekaligus Ketua RT 04 Kampung Duren menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada DLH Kecamatan Ciomas dan KRL Taman Panghegar atas kepeduliannya dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.
Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman warga mengenai pengelolaan sampah yang benar. Selain menjaga kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah melalui bank sampah juga mampu menghasilkan nilai ekonomi yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap setelah kegiatan ini masyarakat semakin sadar bahwa sampah bukan hanya limbah, tetapi dapat menjadi sumber manfaat apabila dikelola dengan baik. Semoga Bank Sampah Kampung Duren terus berkembang dan menjadi contoh bagi wilayah lain,” ujar Ujang Wisesa.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan diakhiri dengan sesi diskusi, berbagi pengalaman mengenai pengelolaan sampah, serta peninjauan langsung terhadap aktivitas Bank Sampah Kampung Duren. Diharapkan melalui sinergi antara pemerintah, komunitas lingkungan, dan masyarakat, gerakan pengelolaan sampah dapat terus berkembang sehingga mampu menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bernilai ekonomi bagi warga.
(Usman Arrapli)
